Selasa, 12 Mei 2026 - 11:42 WIB
banner ucapan Sekda revs

Memperingati Kembalinya Papua Kepangkuan ibu Pertiwi Ke 60 Tahun, Gerakan Merah Putih Adakan Festival Perahu Hias dan Kirab Merah Putih

Senin, 10 Mei 2021
378 views
0
IMG-20210510-WA0010

Kitamerahoutih.com Kembalinya Papua Kepangkuan Ibu Pertiwi Negara Kesatuan Republik Indonesia ke 60 tahun diperingati oleh Gerakan Merah Putih Papua bersama Forkopimda Provinsi Papua dengan menggelar Festival Perahu Hias dan Kirab Merah Putih 2021 di halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, Dok 2 Kota Jayapura (Sabtu/01/05/2021).

 

Kegiatan Festival Perahu Hias dan Kirab Merah Putih 2021, dengan thema “Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami” di selenggarakan oleh Gerakan Merah Putih Papua Denny Alfred Wafumilena, S.Si. selaku panitia dan dihadiri Sekda Provinsi Papua, Pangdam XVII/Cenderawasih, Wakapolda Papua, Danlantamal X Jayapura, Danlanud Jayapura dan para ormas/paguyuban serta OKP di wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya.

Dalam sambutannya Gubernur Provinsi Papua yang diwakili Sekda Provinsi Papua Dance Yulian Flassy, menekankan bahwa atas berkat dan anugerah Tuhan YME serta perjuangan para Pahlawan, Papua telah resmi berintegrasi ke NKRI tanggal 1 Mei tahun 1961 maka seluruh masyarakat Papua harus merayakan dan memperingatinya.

 

"Integrasi merupakan tonggak sejarah Papua yang diperoleh melalui proses sangat panjang sehingga tidak dapat dipisahkan oleh jasa-jasa perjuangan para pahlawan maka seluruh Masyarkat Papua sama - sama dapat merayakan dan memperingatinya untuk dijadikan pedoman, pengetahuan dan cermin guna melangkah ke depan demi pengabdian kepada Bangsa dan Negara Indonesia", tegasnya.

 

Mengakhiri sambutanya Gubernur Provinsi Papua menyampaikan pesan terhadap pemerintah pusat bahwa penanganan masalah Papua diperlukan pendekatan melalui komunikasi, kebudayaan dan agama yang tepat untuk menjembatani problematika di Provinsi Papua serta pesan kepada masyarakat Papua agar dapat saling menopang, menumbuhkan rasa optimisme dan membuka wawasan untuk dapat memberikan manfaat yang positif demi membangun dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

"Adanya spektrum perkembangan di papua ini membutuhkan sarana pendekatan melalui komunikasi, kebudayaan dan agama yang tepat untuk menjembatani problematika yang ada dan marilah kita membuka wawasan untuk dapat memberikan manfaat yang positif, saling menopang dan menumbuhkan rasa optimisme untuk menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian di tanah Papua" tutupnya. (Eka Shuu)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Baca Juga