Selasa, 12 Mei 2026 - 11:43 WIB
banner ucapan Sekda revs

Memperingati Kembalinya Papua Kepangkuan ibu Pertiwi Ke 60 Tahun, Gerakan Merah Putih Adakan Festival Perahu Hias dan Kirab Merah Putih

Senin, 10 Mei 2021
378 views
0
IMG-20210510-WA0010

Kitamerahoutih.com Kembalinya Papua Kepangkuan Ibu Pertiwi Negara Kesatuan Republik Indonesia ke 60 tahun diperingati oleh Gerakan Merah Putih Papua bersama Forkopimda Provinsi Papua dengan menggelar Festival Perahu Hias dan Kirab Merah Putih 2021 di halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, Dok 2 Kota Jayapura (Sabtu/01/05/2021).

 

Kegiatan Festival Perahu Hias dan Kirab Merah Putih 2021, dengan thema “Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami” di selenggarakan oleh Gerakan Merah Putih Papua Denny Alfred Wafumilena, S.Si. selaku panitia dan dihadiri Sekda Provinsi Papua, Pangdam XVII/Cenderawasih, Wakapolda Papua, Danlantamal X Jayapura, Danlanud Jayapura dan para ormas/paguyuban serta OKP di wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya.

Dalam sambutannya Gubernur Provinsi Papua yang diwakili Sekda Provinsi Papua Dance Yulian Flassy, menekankan bahwa atas berkat dan anugerah Tuhan YME serta perjuangan para Pahlawan, Papua telah resmi berintegrasi ke NKRI tanggal 1 Mei tahun 1961 maka seluruh masyarakat Papua harus merayakan dan memperingatinya.

 

"Integrasi merupakan tonggak sejarah Papua yang diperoleh melalui proses sangat panjang sehingga tidak dapat dipisahkan oleh jasa-jasa perjuangan para pahlawan maka seluruh Masyarkat Papua sama - sama dapat merayakan dan memperingatinya untuk dijadikan pedoman, pengetahuan dan cermin guna melangkah ke depan demi pengabdian kepada Bangsa dan Negara Indonesia", tegasnya.

 

Mengakhiri sambutanya Gubernur Provinsi Papua menyampaikan pesan terhadap pemerintah pusat bahwa penanganan masalah Papua diperlukan pendekatan melalui komunikasi, kebudayaan dan agama yang tepat untuk menjembatani problematika di Provinsi Papua serta pesan kepada masyarakat Papua agar dapat saling menopang, menumbuhkan rasa optimisme dan membuka wawasan untuk dapat memberikan manfaat yang positif demi membangun dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

"Adanya spektrum perkembangan di papua ini membutuhkan sarana pendekatan melalui komunikasi, kebudayaan dan agama yang tepat untuk menjembatani problematika yang ada dan marilah kita membuka wawasan untuk dapat memberikan manfaat yang positif, saling menopang dan menumbuhkan rasa optimisme untuk menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian di tanah Papua" tutupnya. (Eka Shuu)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kuasa Hukum Terdakwa Jiwasraya Persoalkan Vonis Hakim yang Persis Tuntutan Jaksa

Mon, 19 Oct 2020 02:38:38am

Liputan6.com, Jakarta - Penasihat Hukum Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, Soesilo Aribowo kecewa dengan putusan Majelis Hakim...

Keterjangkauan dan Kemudahan Layanan Dinilai Jadi Solusi Masyarakat Melek Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:36:01am

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan teknologi memegang peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam mengembangkan usaha atau...

YLBHI Minta Polisi yang Pukul Jurnalis Saat Liput Demo Diproses Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:34:37am

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur meminta kepolisian memproses hukum personelnya...

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Mon, 19 Oct 2020 01:58:37am

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...

Baca Juga