Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:42 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Senin, 19 Oktober 2020
498 views
0
057675700_1602920906-emak_emak_dihukum

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan bermotor. Jika melanggar, siap-siap saja mendapatkan sanksi.

Hukuman yang diberikan pun beragam, salah satunya adalah mengucapkan Pancasila seperti yang diberikan ke emak-emak pemotor dalam video yang diunggah akun Instagram @video_medsos ini.

 

Namun tanpa diduga emak-emak tersebut malah mengucapkan kata-kata yang mengejutkan.

Hal tersebut nyatanya mampu menarik perhatian netizen di media sosial. Penasaran apa sebenarnya yang diucapkan oleh emak-emak tersebut hingga membuatnya viral? Berikut ulasan lengkapnya yang dilansir dari Merdeka.com.

Awalnya seorang wanita pengendara motor dicegat oleh petugas lantaran tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan Pemerintah. Ia pun mendapatkan hukuman untuk membaca Pancasila kala itu.

Lebih lanjut, emak-emak langsung membacakan Pancasila. Dalam video tersebut tampak terdengar jelas ia membacakan sila pertama dengan benar.

"Satu, Ketuhanan yang Maha Esa," ucap dia sembari melanjutkan ke sila ke dua yang tiba-tiba saja terdengar amat mengejutkan.

Ucapkan Kata Tak terduga

Kemudian, sang wanita tersebut melanjutkan bacaannya pada sila berikutnya. Namun ia mengucapkan sila ke dua dengan kata-kata yang amat tak terduga sebelumnya.

"Dua sampai lima, tidak ada perubahan," lanjut dia sekaligus mengakhiri bacaan Pancasilanya.

Unggahan itu sontak membuat netizen memberikan tanggapannya. Banyak dari mereka yang memberikan reaksi begitu kocak mengomentari emak-emak tersebut.

"Hhhhh,,auto dpat gelar prof," tulis komentar @arief.ghuevara.

"Ibunya cari aman banget nih Min..ahhaah," timpal @rendy_wj.

"Sak karepmu maaak," lanjut @si.git401.

Sumber: Merdeka.com

 

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Disnakertrans Muba Dorong Penguatan Hubungan Industrial yang Harmonis Antara Pekerja dan Perusahaan

Fri, 10 Jul 2026 12:02:36am

  Sekayu - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin secara resmi menerbitkan Surat Anjuran terkait dinamika...

Perkuat Peran Perempuan, PD KPPG Musi Banyuasin Gelar Diklat dan Siap Hadapi Tantangan Digital

Thu, 9 Jul 2026 02:55:12am

MUBA — Pimpinan Daerah Kesatuan Perempuan Partai Golkar (PD KPPG) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sukses menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan...

Duka Bapak Paiman di Desa Bukit Indah: Rumah Ludes Terbakar, Ketulusan Warga dan Damkar Jadi Kekuatan

Wed, 8 Jul 2026 07:42:32am

  PLAKAT TINGGI, MUBA – Ujian berat tengah menimpa Bapak Paiman, seorang warga di Desa Bukit Indah B3, Kecamatan Plakat Tinggi. Pada Rabu...

Sengkarut Lahan & Janji Manis Plasma di Lalan: DPRD Muba Desak Audit Total PT SCK

Tue, 7 Jul 2026 11:57:33am

  MUSI BANYUASIN – Tabir persoalan yang menyelimuti operasional perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Surya Cipta Kahuripan (PT SCK) di...

Respon Cepat, Disnakertrans Muba Terjunkan Tim Mediasi Lapangan Selesaikan Mogok Kerja PT Banyu Kahuripan Indonesia

Mon, 6 Jul 2026 09:30:29am

LALAN — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin bergerak cepat memfasilitasi pertemuan penyelesaian...

Baca Juga