Selasa, 12 Mei 2026 - 10:40 WIB
banner ucapan Sekda revs

Memperingati Kembalinya Papua Kepangkuan ibu Pertiwi Ke 60 Tahun, Gerakan Merah Putih Adakan Festival Perahu Hias dan Kirab Merah Putih

Senin, 10 Mei 2021
378 views
0
IMG-20210510-WA0010

Kitamerahoutih.com Kembalinya Papua Kepangkuan Ibu Pertiwi Negara Kesatuan Republik Indonesia ke 60 tahun diperingati oleh Gerakan Merah Putih Papua bersama Forkopimda Provinsi Papua dengan menggelar Festival Perahu Hias dan Kirab Merah Putih 2021 di halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, Dok 2 Kota Jayapura (Sabtu/01/05/2021).

 

Kegiatan Festival Perahu Hias dan Kirab Merah Putih 2021, dengan thema “Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami” di selenggarakan oleh Gerakan Merah Putih Papua Denny Alfred Wafumilena, S.Si. selaku panitia dan dihadiri Sekda Provinsi Papua, Pangdam XVII/Cenderawasih, Wakapolda Papua, Danlantamal X Jayapura, Danlanud Jayapura dan para ormas/paguyuban serta OKP di wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya.

Dalam sambutannya Gubernur Provinsi Papua yang diwakili Sekda Provinsi Papua Dance Yulian Flassy, menekankan bahwa atas berkat dan anugerah Tuhan YME serta perjuangan para Pahlawan, Papua telah resmi berintegrasi ke NKRI tanggal 1 Mei tahun 1961 maka seluruh masyarakat Papua harus merayakan dan memperingatinya.

 

"Integrasi merupakan tonggak sejarah Papua yang diperoleh melalui proses sangat panjang sehingga tidak dapat dipisahkan oleh jasa-jasa perjuangan para pahlawan maka seluruh Masyarkat Papua sama - sama dapat merayakan dan memperingatinya untuk dijadikan pedoman, pengetahuan dan cermin guna melangkah ke depan demi pengabdian kepada Bangsa dan Negara Indonesia", tegasnya.

 

Mengakhiri sambutanya Gubernur Provinsi Papua menyampaikan pesan terhadap pemerintah pusat bahwa penanganan masalah Papua diperlukan pendekatan melalui komunikasi, kebudayaan dan agama yang tepat untuk menjembatani problematika di Provinsi Papua serta pesan kepada masyarakat Papua agar dapat saling menopang, menumbuhkan rasa optimisme dan membuka wawasan untuk dapat memberikan manfaat yang positif demi membangun dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

"Adanya spektrum perkembangan di papua ini membutuhkan sarana pendekatan melalui komunikasi, kebudayaan dan agama yang tepat untuk menjembatani problematika yang ada dan marilah kita membuka wawasan untuk dapat memberikan manfaat yang positif, saling menopang dan menumbuhkan rasa optimisme untuk menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian di tanah Papua" tutupnya. (Eka Shuu)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

GM FKPPI Jatim Larang Anggotanya Pakai Atribut Organisasi saat Berpolitik

Mon, 19 Oct 2020 12:27:57am

Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...

Bos OJK Larang Fintech Pinjaman Online Ambil Untung Terlalu Besar

Thu, 1 Aug 2019 03:26:05am

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...

Mahasiswa USU Rangkai Alat Cuci Motor dan AC, Berhasil Raup Penghasilan hingga Rp 15 Juta Per Bulan

Fri, 5 Jul 2019 12:29:45pm

TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang...

Lewat ASEAN Week, Kemendag Perkenalkan Budaya ke Korea Selatan

Fri, 5 Jul 2019 10:54:08am

JAKARTA - Industri musik dan perfilman Korea Selatan dalam hampir satu dekade ini telah membanjiri pasar di Asia, termasuk Indonesia. Tidak ingin...

Baca Juga