Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:41 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Senin, 19 Oktober 2020
576 views
0
010392600_1602771256-IMG_20201015_163100

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, kembali diserang massa, Kamis (15/10/2020), sekitar pukul 11.00 wita.

Niko Manao, warga Besipae mengatakan, puluhan massa yang menyerang warga Besipae, itu berasal dari desa Pollo. Menurut dia, massa yang menggunakan satu truk dan dua pikap itu dipimpin, Alex Nabuasa.

Mereka menganiaya 37 KK warga Besipae yang selama ini bertahan di lokasi penggusuran. Selain menganiaya, massa juga merusak rumah sementara warga yang selama ini digunakan sebagai tempat berteduh.

"Banyak yang cedera, nama-nama korban sementara didata. Perempuan dan orangtua dipukul dan dilempari," ujarnya kepada wartawan, Kamis (15/10/2020).

Hingga saat ini masyarakat masih kocar kacir dan beberapa warga Besipae belum diketahui keberadaannya.

Pemprov NTT Tampik Aniaya Warga

Pemprov NTT membantah menganiaya masyarakat Besipae. Pelaksana tugas (plt) Badan Aset Pemprov NTT, Willy Rohimoni saat dikonfirmasi membantah keras telah melakukan penganiayaan terhadap masyarakat.

Menurut dia, masyarakat justru yang menyerang petugas gabungan dari Satpol PP Pemprov NTT dan kepolisian. Akibatnya, salah satu staf Pemprov NTT mengalami memar di kepala.

Kasus pemukulan ini, kata dia, telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Seperti diketahui, lahan seluas 3.700 hektare di Pubabu Besiape sedang dalam sengketa. Lahan itu semula merupakan milik suku Besipae yang diserahkan kepada pemerintah dan digunakan untuk kerja sama dengan Australia sebagai tempat peternakan sapi.

Namun lahan itu sempat dibiarkan sehingga warga kembali menggunakannya.

 

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Disnakertrans Muba Dorong Penguatan Hubungan Industrial yang Harmonis Antara Pekerja dan Perusahaan

Fri, 10 Jul 2026 12:02:36am

  Sekayu - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin secara resmi menerbitkan Surat Anjuran terkait dinamika...

Perkuat Peran Perempuan, PD KPPG Musi Banyuasin Gelar Diklat dan Siap Hadapi Tantangan Digital

Thu, 9 Jul 2026 02:55:12am

MUBA — Pimpinan Daerah Kesatuan Perempuan Partai Golkar (PD KPPG) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sukses menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan...

Duka Bapak Paiman di Desa Bukit Indah: Rumah Ludes Terbakar, Ketulusan Warga dan Damkar Jadi Kekuatan

Wed, 8 Jul 2026 07:42:32am

  PLAKAT TINGGI, MUBA – Ujian berat tengah menimpa Bapak Paiman, seorang warga di Desa Bukit Indah B3, Kecamatan Plakat Tinggi. Pada Rabu...

Sengkarut Lahan & Janji Manis Plasma di Lalan: DPRD Muba Desak Audit Total PT SCK

Tue, 7 Jul 2026 11:57:33am

  MUSI BANYUASIN – Tabir persoalan yang menyelimuti operasional perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Surya Cipta Kahuripan (PT SCK) di...

Respon Cepat, Disnakertrans Muba Terjunkan Tim Mediasi Lapangan Selesaikan Mogok Kerja PT Banyu Kahuripan Indonesia

Mon, 6 Jul 2026 09:30:29am

LALAN — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin bergerak cepat memfasilitasi pertemuan penyelesaian...

Baca Juga