Minggu, 31 Mei 2026 - 10:29 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Setubuhi Anak Kandung DW Diamankan Polisi

Sat, 28 Aug 2021 09:37:21am

Satu kata yang pantas ” Biadab” untuk seorang ayah warga batang hari leko, musi banyuasin tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri . Pelaku DW...

Update COVID-19 Muba: Bertambah 6 Kasus Sembuh, 10 Positif

Fri, 27 Aug 2021 12:50:02pm

  Sekayu- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Jumat (27/7/2021) mengkonfirmasi penambahan 6 kasus sembuh dan 10 positif.  "Ada penambahan 6...

Update Lengkap 12.618 Kasus Baru Corona 27 Agustus, Tertinggi di Jatim

Fri, 27 Aug 2021 10:48:46am

Jakarta - Pemerintah melaporkan data pertambahan kasus virus Corona (COVID-19) di Tanah Air. Hari ini ada 12.618 tambahan kasus positif, 19.290 kasus...

Pemkab Muba Wujudkan Petani Mandiri dan Melek Teknologi Bersama Tim IPB

Thu, 26 Aug 2021 03:00:15pm

  Air Balur, Sanga Desa- Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (TPHP)...

Tewas Dengan Dua Tusukkan Diduga tidak membayarkan upah bongkar batu Koral

Thu, 26 Aug 2021 01:35:04pm

Kita merah putih.com Setiap perbuatan pasti ada pertanggung jawaban nya di hadapan Allah manusia seperti yang dialami Rendi (30) Kecamatan Muara...

Baca Juga