Minggu, 31 Mei 2026 - 11:13 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

KOALISI PENEGAK HUKUM DAN HAM PAPUA

Fri, 3 Sep 2021 05:59:31am

  KITA MERAH PUTIH.COM KAJATI PAPUA MELALUI KAJARI JAYAPURA DILARANG MENGABAIKAN PEMENUHAN HAK-HAK VIKTOR F YEIMO SEBAGAI TERDAKWA “Jaksa...

Polres Muba Akan Bangun Media Center

Fri, 3 Sep 2021 05:46:16am

Kitamerah Putih.com Polres Musi Banyuasin berencana akan membangun Media Center demikian di sampaikan Kapolres Muba Akbp. Alamsyah...

Aset Kelengkapan Rumah Produksi Pengolahan Tahu di Desa Sialang Agung,Patut di Pertanyakan

Fri, 3 Sep 2021 12:26:05am

Kitamerah Putih.com Jumat, 03 September 2021MUBA - SUMSEL, Salah Satu Aset yang katanya di kelola Dinas Perdagangan, Pasar dan Industri kabupaten...

Wujudkan Satu Data Indonesia, Ini yang Dilakukan Pemkab Muba

Wed, 1 Sep 2021 08:37:32am

SEKAYU- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Kominfo menggelar Focus Group Discussion (FGD) Konsep Satu Data Indonesia di Daerah Tingkat...

Pesan Ketua STIHURA:Jaga Nama Alamater Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Rahmaniyah(STIHURA)

Wed, 1 Sep 2021 08:17:28am

Sebanyak 46 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Rahmaniyah(STIHURA) melaksanakan yudisium ke XXIV di Gedung yayasan ...

Baca Juga