Kepolisian Polres Musi Banyuasin hingga saat ini masih melakukan Penyelidikan terkait kasus terbakar nya Pos Security Milik Perusahaan ternama yang ada diBayung Lincir. Diduga dibakar oleh sekelompok orang tak dikenal pada Selasa Malam kemaren.
Terkait pembakaran itu, Polres Muba telah menerjunkan Tim untuk melakukan penyelidikan.
Kapolres Musi Banyuasin Akbp Alamsyah Pelupessy, SH, S.ik, M.si melalui Kasi Humas Polres Muba Iptu Indra Jaya, SH angkat bicara saat di wawancara liputan tribratamubanews mengatakan bahwa sampai saat ini pihak nya masih melakukan penyelidikan atas kasus pembakaran yang terjadi di Pos Security Milik Perusahaan PT. BPP di bayung Lincir.
"Kita sudah menurunkan Sejumlah Tim dari sat reskrim Polres Muba, Unit reskrim Polsek Bayung Lincir dan Tim Jatanras Polda Sumsel" Kata Indra Jaya ke Liputan T
Perlu diketahui kejadian pembakaran tersebut terjadi pada malam hari oleh sekelompok orang yang tidak dikenal dengan menggunakan berbagai atribut penutup wajah seperti helm dan masker sehingga sulit untuk dikenali.
Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui pasti apa motif dari pembakaran Pos security tersebut, namun diduga dilatar belakangi adanya penutupan jalan yang sering digunakan oleh warga.
"Kita tunggu aja hasil perkembangan pembakaran Pos security, Tim kita masih terus melakukan penyelidikan. Doa kan saja semoga cepat terungkap" Tutup kasih humas.(Rilis Humas Polres Musi Banyuasin)
Liputan6.com, Jakarta Kemenpora terus menunjukkan partisipasinya dalam meminimalisasi dampak pandemi COVID-19. Kali ini, Menpora Zainudin Amali...
Liputan6.com, Jakarta Merdeka Belajar episode keempat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah organisasi penggerak. Sejak diluncurkan...
Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...
Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...