Rabu, 20 Mei 2026 - 04:32 WIB
banner ucapan Sekda revs

Penghargaan APE Muba Atas Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Rabu, 13 Oktober 2021
75 views
0
IMG-20211013-WA0010

Sekayu- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Capaian ini merupakan yang Tertinggi di Provinsi Sumatera Selatan dan peringkat ketiga di Indonesia. 

Penghargaan diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) lantaran Pemkab Muba dibawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dinilai telah berkomitmen mewujudkan pencapaian kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

"Saya ucapkan selamat kepada Pemkab Muba, yang tetap komitmen dan konsisten mewujudkan pencapaian kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Muba," ungkap Menteri PPPA, Bintang Puspayoga, Rabu (13/10/2021) di sela pemberian penghargaan APE secara virtual.

Ia menyadari, bahwa di Indonesia kualitas hidup perempuan masih lebih rendah dibandingkan laki-laki. Hal ini terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Indeks Pembangunan Gender (IPG). "Semoga dengan komitmen Pemkab Muba bisa terus menggerus persoalan tersebut," harapnya. 

Bupati Muba, Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengucapkan terima kasih atas pemberian dan kepercayaan menerima penghargaan APE Tingkat Madya. 

"Selamat kepada DPPPA yang berhasil meningkatkan kinerjanya, ini sebagai evaluasi kita bersama agar semua OPD di lingkungan Pemkab Muba selalu bisa meningkatkan kinerjanya," ucap Kepala Daerah Inovatif Indonesia itu. 

Dodi menegaskan, dengan raihan penghargaan tersebut bentuk komitmen Pemkab Muba untuk melaksanakan pembangunan yang peduli terhadap pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak serta pencapaian kesetaraan dan keadilan gender terbukti.

Kepala DPPPA Muba Dewi Kartika MSi menjelaskan, dalam penghargaan ini, setidaknya ada 7 komponen kunci yang menjadi indikator penilaian APE.

"Ketujuh indikator penilaian tersebut, antara lain Komitmen, Kebijakan, Kelembagaan, SDM dan Anggaran, Alat Analisis Gender, Data Gender, dan Partisipasi Masyarakat, yang dinilai telah mencapai dan memenuhinya," ulasnya. 

"Untuk diketahui, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) juga telah dijadikan pilot project Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) di Indonesia pada sektor perkebunan.Tujuannya melaksanakan perlindungan dan pemenuhan hak pekerja perempuan," tambahnya. 

Lanjutnya, secara keseluruhan Kabupaten Muba berkomitmen dalam menjalankan kebijakan yang mengarah pada upaya penyetaraan gender dan juga upaya perlindungan anak. Hal itu juga ditunjukkan dengan beberapa indikator yang sudah terpenuhi, hingga Kabupaten Muba mendapatkan penghargaan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bupati Dr Dodi Reza serta seluruh pimpinan OPD dan seluruh elemen masyarakat, baik yang secara langsung maupun tidak langsung berperan dalam upaya kesetaraan gender, perlindungan perempuan dan anak. Mudah-mudahan ini jadi pelecut, kami berharap di tahun-tahun mendatang dapat meningkat lagi," pungkasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Menpora Beri Bantuan Alat Kesehatan Kepada Organisasi Mahasiswa

Mon, 19 Oct 2020 12:32:03am

Liputan6.com, Jakarta Kemenpora terus menunjukkan partisipasinya dalam meminimalisasi dampak pandemi COVID-19. Kali ini, Menpora Zainudin Amali...

Mengenal Lebih Jauh Organisasi Penggerak dan Reformasi Pendidikan

Mon, 19 Oct 2020 12:30:27am

Liputan6.com, Jakarta Merdeka Belajar episode keempat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah organisasi penggerak. Sejak diluncurkan...

Budaya Organisasi Kunci Keberhasilan Perusahaan Bertahan dari Resesi Ekonomi

Mon, 19 Oct 2020 12:29:34am

Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...

GM FKPPI Jatim Larang Anggotanya Pakai Atribut Organisasi saat Berpolitik

Mon, 19 Oct 2020 12:27:57am

Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...

Bos OJK Larang Fintech Pinjaman Online Ambil Untung Terlalu Besar

Thu, 1 Aug 2019 03:26:05am

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...

Baca Juga