Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:28 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Mendekatkan Layanan Adminduk Langsung Jadi Dikantor Layanan Kecamatan

Rabu, 22 September 2021
157 views
0
IMG-20210922-WA0023

Kitamerahputih.com SEKAYU - Kebijakan nasional di bidang administrasi kependudukan dan catatan sipil sampai saat ini sudah dirasakan manfaatnya dalam berbagai hal seperti peningkatan efektifitas pelayanan kepada masyarakat, peningkatan kualitas demokrasi, mencegah kriminalitas seperti pungli, mencegah teroris, TKI illegal, perdagangan orang dan lain sebagainya. Berpijak dari kebijakan itu, Pemkab Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melakukan Bimbingan Teknis kepada Operator SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) Kecamatan.

Pelatihan dalam rangka penerapan Administrasi Kependudukan Langsung Jadi (KELADI) pada loket pelayanan administrasi kependudukan di kecamatan. Acara dibuka langsung oleh Plt Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Muba, Sunaryo SSTP MSi, di Aula Kantor Dinas Dukcapil, Rabu (22/9/2021).

Dikatakan Sunaryo, Inovasi administrasi KELADI mendorong tagline yang sedang mereka gencarkan yaitu, #masyarakatdudukdilayanilangsungjadi. Jadi kalau pelayanan administrasi bisa langsung jadi kenapa musti pungli. Kendala selama ini proses administrasi kependudukan yang berbelit-belit, memakan waktu lebih dari setengah hari, kemudian alur pelayanan yag tidak jelas.

"Maka dari itu kita one stop service satu pintu, cukup waktu 30 menit pelayanan administrasi bisa selesai, bahkan kalau pembuatan KTP cukup waktu 5 menit selesai. Hari ini kita coba di hari keenam sistem administrasi KELADI ini. Kalau sukses nantinya akan diterapkan untuk di setiap kecamatan, jadi masyarakat tidak perlu lagi datang ke Dinas Dukcapil, cukup di kantor kecamatan bisa, oleh karena itu hari ini dimulai kegiatan Bimtek atau pelatihan bagi para operator SIAK kecamatan,"jelasnya.

Asisten administrasi Umum Setda Muba ini juga memaparkan bahwa, pelatihan dilaksanakan selama tiga hari bertempat di Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Muba, dan setiap kecamatan mengutus perwakilan dua orang operator. Senin nanti akan langsung kita uji coba operator kecamatan di pelayanan Dinas Dukcapil Muba. 

"Pelatihan ini akan terbagi jadi lima angkatan, untuk pilot project pertama ini kita latih dulu untuk Kecamatan Sekayu, Bayung Lencir dan Sungai Lilin. Kecamatan lainnya akan dilanjutkan pada sesi berikutnya,"papar Sunaryo.

Terpisah, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kepala Dinas beserta jajarannya juga kepada para peserta pelatihan yang merupakan operator kecamatan atas semua inovasi yang telah dilakukan.

Ia mengatakan, selama ini Pemkab Muba terus mewujudkan kondisi kehidupan yang lebih layak bagi administrasi kependudukan. Ada beberapa inovasi seperti pelayanan mobil keliling secara online yang memberi kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh dokumen-dokumen kependudukan.

“Ada lagi inovasi yang bernama Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Ini semua merupakan invovasi dan terobosan yang telah dilakukan dan saya mengucapkan terima kasih untuk upaya tersebut. Saya menunggu inovasi-inovasi selanjutnya demi tertibnya administrasi kependudukan di Kabupaten Muba,” ucap Dodi. Ia mengingatkan kepada Disdukcapil untuk terus menyamakan visi bersama-sama meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga masyarakat memperoleh pelayanan sebaik-baiknya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Budaya Organisasi Kunci Keberhasilan Perusahaan Bertahan dari Resesi Ekonomi

Mon, 19 Oct 2020 12:29:34am

Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...

GM FKPPI Jatim Larang Anggotanya Pakai Atribut Organisasi saat Berpolitik

Mon, 19 Oct 2020 12:27:57am

Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...

Bos OJK Larang Fintech Pinjaman Online Ambil Untung Terlalu Besar

Thu, 1 Aug 2019 03:26:05am

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...

Mahasiswa USU Rangkai Alat Cuci Motor dan AC, Berhasil Raup Penghasilan hingga Rp 15 Juta Per Bulan

Fri, 5 Jul 2019 12:29:45pm

TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang...

Baca Juga