Senin, 2 November 2026 - 03:09 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Masyarakat Resah Adanya Debt Colector (Matel) Yang Melakukan Penarikan Paksa Di Jalan Raya, Ketua LMP Macab Lebak Angkat Bicara.

Kamis, 20 Mei 2021
451 views
0
Screenshot_2021-05-20-21-03-53-59_a5edad80d9d1ec548a77739dc3d2bee8

LEBAK,– kitamerahputih.com Keberadaan sekelompok debt Colector atau mata elang (Matel) yang kerap melakukan intimidasi dan penarikan paksa dengan cara memberhentikan kendaraan di jalan raya dan merampas kendaraan, membuat resah masyarakat di Kota Rangkasbitung Kabupaten Lebak-Banten.

 

Hal ini menjadi perhatian salah satu aktivis asal Lebak, Iyan Kusyandi W, S.Sos selaku Ketua Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang (Macab) Kabupaten Lebak Banten.   

 

Kepada wartawan Iyan mengatakan pihaknya sering menerima informasi, keluhan serta aduan dari masyarakat yang datang ke Markas dan Posko LMP yang mengeluhkan kendaraannya telah di ambil paksa Matel di jalan raya dengan tidak ada toleransi.

 

Menanggapi hal ini LMP Macab Lebak sudah menyurati beberapa leasing yang ada di kota Rangkasbitung untuk audiensi, guna mendapat klarifikasi dan solusi dengan cara membahas terkait permasalahan yang ada dengan duduk bersama. 

 

Berdasarkan pantauan yang di lakukan tim investigasi LMP di lapangan, dalam melakukan aksi kelompok Matel ini mereka stand by di beberapa tempat strategis, salah satunya di bundaran Papanggo depan Rumah Sakit Kartini Rangkasbitung.

 

Mereka mengawasi kendaraan dan memperhatikan No. Pol setiap kendaraan yang melintas dengan data yang sudah tersimpan di HP mereka, apabila ada target melintas maka langsung dikejar dan diberhentikan paksa, biasanya dalam pengejaran ini mereka berjumlah lebih dari tiga orang.

 

Yang menjadi target disamping unit yang bermasalah yang datanya tersimpan pada mereka, juga unit atau sepeda motor yang di kendarai kaum wanita, anak remaja dan yang lanjut usia. Kalau yang mengendarai orang dewasa laki-laki apalagi berbadan besar mereka jarang melakukan pengejaran.

 

Yang di khawatirkan lanjut Iyan, situasi ini di manfaatkan pula sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab, mereka mengaku dari leasing sebagai debt Colector atau Matel tapi ternyata mereka merupakan pelaku curanmor atau sepesialis maling motor.

 

Oleh karenanya Iyan menghimbau kepada konsumen atau kreditur yang melakukan kredit kendaraan bermotor di Jasa Pembiayaan atau leasing agar selalu melakukan kewajibannya dengan membayar angsuran tepat waktu, kalaupun sedang ada kesulitan ekonomi dan belum bisa membayar angsuran baiknya segera mendatangi kantor leasing untuk membahas hal tersebut.

 

Iyan pun meminta kepada pihak leasing untuk tidak melakukan penarikan kendaraan sepihak, apalagi secara paksa dan intimidasi di jalan raya yang menjurus premanisme dan kekerasan.

Dan kami harap tutur Iyan, aparat penegak hukum dalam hal ini Polres Lebak agar menindak tegas setiap bentuk perampasan dan kekerasan yang dilakukan oleh pihak leasing atau debt Colector (Matel) terhadap konsumen, di proses sesuai Hukum yang berlaku. (Red)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Baca Juga