Rabu, 22 April 2026 - 09:29 WIB
banner ucapan Sekda revs

Ketua GEMAPI : Piter Gusbager Peduli Dengan OAP

Senin, 24 Mei 2021
120 views
0
IMG-20210524-WA0034

 

Kitamerahputih.com Papua Habelino Sawaki, SH., MSi (HAN), Ketua Gerakan Mahasiswa Papua Indonesia/GEMAPI sekaligus sebagai pemerhati pemerintahan daerah berpendapat bahwa segenap pemuda dan komponen masyarakat harus memberi dukungan kepada bupati Keerom, bapak Piter Gusbager. Menurut Habel bahwa, "salah satu pemimpin daerah yang memiliki kesungguhan untuk mempersiapkan Orang Asli Papua (OAP) adalah beliau", hal tersebut dikemukakan saat bertemu langsung di kediaman nya Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura (24/05/2021).

Lanjutnya Habel "Bahkan jika hari ini kita amati pada 40 kabupaten kota di Papua dan Papua Barat, menurut saya beliau termasuk yang menunjukan komitmen untuk mengatasi marginalisasi OAP. Kita bisa lihat bagaimana penempatan OAP dalam jabatan-jabatan dan posisi strategis dalam pemerintahan. Hal ini menjadi konsen beliau. Memang, bahwa dengan menempatkan OAP dalam posisi strategis tidak serta merta masalah selesai. Tetapi paling tidak melalui upaya tersebut, OAP diberi kesempatan untuk menunjukan kompetensi dan kerja keras", katanya.

Ditambahkan nya "Terus melangkah maju dan saya yakin pak Piter akan memastikan melalui kontrol bahwa OAP yg menempati posisi tersebut tidak boleh main-main. 

"Kita tidak bisa begitu saja mengatakan OAP tidak mampu. Ada dua faktor utama yang membuat stigma tidak mampu ini berkembang. Pertama kesempatan belum diberikan. Dan yang kedua kesempatan sudah diberikan tetapi sistem tidak berjalan untuk mengawasi, ungkapnya.

"Contohnya soal dana otsus. Ada pandangan yang mengatakan OAP tidak mampu mengelola. Kita seolah lupakan bahwa sistem pengawasan seperti hukum, kepolisian, kejaksaan dan KPK misalnya itu menjadi kewenangan Pemerintah pusat. Soalnya kemudian ialah mengapa lembaga-lembaga ini tidak memainkan peranannya? Mengapa pemerintah pusat tidak memastikan lembaga-lembaga ini untuk perketat pengawasan, bila perlu tangkap pejabat yang nakal ?, Tentu tidak salah jika ada pandangan bahwa pemerintah pusat sengaja mendesign ketidakmampuan OAP. Alasannya sederhana pemerintah pusat tidak memainkan fungsi pengawasan, kata Habelino.

Saya sungguh berharap melalui kepemimpinan bung Piter Gusbager, kita mendapatkan contoh dan standar yang tinggi tentang seorang kepala daerah yang mampu memberi peluang kepada OAP tetapi mengawal ruang tersebut dengan pengawasan yang baik. 

Keteladanan adalah hal yang kita perlukan menghadapi apatisme terhadap pemerintahan seperti saat ini di Indonesia. Saat ini untuk wilayah adat Tabi, langkah pak Piter sudah terlihat. Dalam 100 hari kerja beliau saja hal ini sudah terlihat. 

Karena itu saya menghimbau juga kepada DPRD Kabupaten Keerom supaya menyatukan langkah untuk mengawal apa yang sudah dilakukan pak Bupati. Jangan lagi perbedaan politik saat pilkada masih terbawa-bawa. Jika DPRD tidak mengawal proses ini bukan tidak mungkin masyarakat Keerom akan menghukum partai dan calonnya di pemilihan legislatif mendatang. 

"Saya berharap langkah beliau di pemerintahan bisa secara bertahap dikembangkan ke bidang wirausaha. Saya pikir hal ini sudah barang tentu dipikirkan oleh pak bupati. Kuncinya ada dua, berikan kesempatan dan awasi. 

Ada tanggung jawab besar dipundak pak bupati Keerom yaitu membuktikan bahwa stigma OAP tidak mampu adalah kekeliruan berpikir. Dan untuk itu, selalu ada doa untuk pak Bupati semoga Tuhan selalu memberi hikmat untuk memimpin dan mengangkat harkat dan martabat OAP khususnya di kabupaten Keerom, tungkasnya (Eka Shuu).

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Budaya Organisasi Kunci Keberhasilan Perusahaan Bertahan dari Resesi Ekonomi

Mon, 19 Oct 2020 12:29:34am

Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...

GM FKPPI Jatim Larang Anggotanya Pakai Atribut Organisasi saat Berpolitik

Mon, 19 Oct 2020 12:27:57am

Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...

Bos OJK Larang Fintech Pinjaman Online Ambil Untung Terlalu Besar

Thu, 1 Aug 2019 03:26:05am

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...

Mahasiswa USU Rangkai Alat Cuci Motor dan AC, Berhasil Raup Penghasilan hingga Rp 15 Juta Per Bulan

Fri, 5 Jul 2019 12:29:45pm

TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang...

Baca Juga