Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:34 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Hendri Dwiyanto: tegak kebenaran kami siap kawal sampai tuntas

Jumat, 15 Oktober 2021
173 views
0
IMG-20211015-WA0033

Kita merah putih.com Kasus pemerkosa dan pencabulan anak di bawah umur yang tak kunjung ada tindakan yang jelas membuat ketua laskar merah putih Tulung Agung merasa terpanggil untuk membantu korban khususnya orang tua korban untuk mengukap kebenaran.jumat(15/10/2021)

Ketua LMP Macab Tulung Agung Hendri Dwiyanto yang juga penasehat DPC Lembaga bantuan Hukum (LBH) laskar merah putih Tulung Agung mengataka supremasi hukum Dengan menempatkan hukum sesuai tempatnya, hukum dapat melindungi seluruh warga masyarakat tanpa adanya intervensi oleh dan dari pihak manapun, termasuk oleh penyelenggara negara 

 

 

Kami tim LBH laskar merah putih Tulung Agung mengawal sampai tuntas kasus yang di tangani kuasa hukumnya M.Abalbilil MJ.S.SY., MH.,C.L.A, kasus laporan Polisi No LP.8/132/ VII/Res.1.24/2020/Reskrim/ SPKT Polres Kediri.

M.Abalbilil MJ.S.SY., MH.,C.L.A mengatakan bahwa hari ini kami memantau perkembangan kasus dugaan perkosaan dibawah umur yang kami laporkan ditahun 2020 sampai sekarang belum digelar dengan alasan masih melengkapi berkas,

"Kami sangat menyayankan karena perkara ini Extraordinary crime yang menyakut suatu kejahatan yang mempunyai dampak negatif terhadap kehidupan manusia. Visum et repertum (VeR) telah terbukti bahwa selaput darah korban telah terjadi robek.

Seharusnya penegak hukum harus bergerak cepat,tidak terkatung-katung selama ini,sampai tiga kali ganti Kanit ungkapkannya 

Langkah yang kami lakukan yaitu menjadi komunikasi dengan penyidik, apabila ada kekurangan kami segera melengkapi

Tadi ada saksi yang kurang kami akan memberikan nama yang sudah siap bersaksi,kami akan berikan alamat dan siap di panggil.tutupnya 

Dalam kesempatan tersebut, ibu korban juga menjelaskan bahwa saya baru mengetahui tahun 2018,saya secara Kasih Sayang mengajak bicara dari hati kehati anak saya dia mengatakan selain (F)ada juga dua pelaku lainnya melakukan sodomi, membuat jiwa anak saya terganggu trauma yang sangat luar biasa, kejadian ini telah di laporkan akan tetapi Pelaku tidak di panggil dan di proses.

Saya berharap penegakan hukum yang seadil-adilnya,agar pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya,di hadapan hukum.harapnya 

Dikutip dari faktaperistiwanews.co.id

Kasatreskrim Polres Kediri AKP Rizkika Athamada melalui Kanit PPA Ipda Yahya Ubaid, SH kepada awak media menyampaikan, kedatangan saudara pelapor dengan Penasehat Hukum menanyakan perkembangan kasus yang telah dilaporkannya, kami memang sedikit kesulitan untuk menyampaikan perkembangan laporan kasus yang dilaporkan karena selama ini Penasehat Hukumnya berganti- ganti dan untuk kali ini saya sudah sampaikan kepada Mas Billi untuk bisa selalu berkoordinasi serta perkembangannya kasus, ucap Ipda Yahya.

Dan kami melakukan gelar untuk melihat kasus ini bisa meningkat ke penyidikan atau tidak, karena selama ini saksi – saksi yang di hadirkan belum bisa meñgarah ke tersangka yang dilaporkan, pungkas Ipda Yahya.(tim)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Baca Juga