Kamis, 25 Juni 2026 - 03:41 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Tasrif Yang Namanya Advokat Tak Termasuk Dalam Sektor Esensial, Harus Disamakan Dengan Aparat Hukum Lainnya

Kamis, 8 Juli 2021
197 views
0
Screenshot_2021-07-08-13-58-40-95

Untuk mencegah penyebaran Virus Corona yang semakin marak, Presiden Joko Widodo memutuskan untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat ( PPKM Darurat) Khusus Jawa dan Bali.

Hal ini tentu membatasi ruang gerak atau aktifitas dari seluruh masyarakat terutama di Pulau Jawa dan Bali.

Untuk dapat mengimplementasikan Instruksi Presiden tersebut, maka Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengeluarkan instruksi Menteri Dalam Negeri No.15 Tahun 2021 Tentang PPKM Darurat Covid 19, yang berlaku sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021.Dimana dalam instruksi Mendagri tersebut, terdapat sektor esensial dan kritikal.

Menanggapi kebijakan Advokat tidak termasuk dalam sektor esensial, Ketua Bidang OKK DPP Himpunan Advokat Pengacara Indonesia (HAPI), Tasrif. SH, MH, kepada wartawan tgl (5/7/2021), mengungkapkan “Pada prinsipnya kami selaku Advokat mendukung penuh langkah- langkah pemerintah dalam hal penanganan bencana Covid saat ini,” ungkapmya

Namun kata dia Tasrif berkaitan dengan profesi Advokat sangat dibutuhkan oleh masyarakat selaku pencari keadilan.

“Untuk itu pemerintah patut mempertimbangkan profesi Advokat masuk kategori esensial,

mengingat populasi jumlah Advokat di indoneisia juga tidak berpotensi menimbulkan adanya kerumunan,yang dapat memacu reaktif nya covid ujarnya.

Mereka juga banyak melakukan kegiatan pembelaan klien dengan cara Online atau Virtual seperti sidang - sidang yang di lakukan belakangan ini.setelah adanya masa pandemik covid.

Tasrif menambahkan bahwa tuntutan para Advokat yaitu harus samakan juga setara dengan aparat penegak hukum lainnya sesuai UU No 18 2003.

“Bahwa kehadiran kami sewaktu- waktu sangat dibutuhkan oleh masyarakat pencari keadilan untuk didampingi secara hukum,” paparnya

 

Red Audry Latumahina

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Perang atasi Narkoba, Korwil BNN Provinsi Bakal Ngantor di Muba

Tue, 14 Sep 2021 06:02:11am

PALEMBANG- Pencegahan peredaran dan pemakaian Narkoba di wilayah Musi Banyuasin menjadi konsen utama Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA....

Update COVID-19 Muba: Bertambah 4 Kasus Sembuh, Nihil Positif

Mon, 13 Sep 2021 01:36:16pm

Sekayu- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Senin (13/9/2021) mengkonfirmasi ada penambahan 4 kasus sembuh dan nihil penambahan kasus...

Ketua IWO Muba:Apresiasi DPRD Muba Evaluasi BUMD

Mon, 13 Sep 2021 11:35:17am

  MUBA - SUMSEL, Bertempat di Ruangan Ketua DPRD Kabupaten Musi Banyuasin Ketua Laskar Merah Putih Marcab Muba Satoto Waliun di dampingi ketua...

Eksekutif dan Legislatif Muba Setujui RAPBD-P Muba 2021

Mon, 13 Sep 2021 11:04:25am

  Sekayu, MUBA- Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (R-APBDP) Kabupaten Musi Banyuasin Tahun...

Pasal Baju Batik dan Sepatu Yogi Habisi nyawa kakak Ipar

Mon, 13 Sep 2021 09:31:55am

Tribratamubanews - Polisi Polres Muba, Sumsel, menangkap M. YOGI PRAMANA, 25, yang diduga merupakan pelaku pembunuhan terhadap FERY SEPTIAWAN Bin...

Baca Juga