Jumat, 5 Juni 2026 - 09:45 WIB
banner ucapan Sekda revs

316 Personel Polres Musi Banyuasin Jalani Tes Psikologi

Kamis, 23 September 2021
114 views
0
IMG-20210923-WA0042

Kitamerah putih.com Sebanyak 316 personel Polres Musi Banyuasin jalani tes psikologi yang dilaksanakan di ruang Off room pemkab muba, Kamis 23/9/21.

Kapolres Muba Akbp. Alamsyah Pelupessy,SH,SIK.MSi, melalui Kabag Sdm Kompol Hadi Suseno kepada Awak media mengatakan, tes psikologi yang kita lakukan ini meliputi profile klinis psikologi, pinjam pakai senpi dinas, konseling psikologi dan mapping psikologi personil.

Dengan adanya kegiatan tes psikologi ini diharapkan personil polres muba dapat bertugas dengan baik tanpa adanya permasalahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, harap Hadi.

Kegiatan pemeriksaan tersebut dilaksanakan oleh Tim Pemeriksa Psikologi Polda Sumsel yang dipimpin oleh Iptu Eka Marwati Subbagpsipol Bagpsi RO SDM Polda sumsel.

Dalam sambutannya, Iptu Eka menyatakan bahwa pemeriksaan psikologi adalah salah satu bentuk pelayanan bagi anggota Polri, Untuk itu, diharapkan Personel Polres Muba, dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan mengikuti pemeriksaan psikologi ini secara baik. 

Iptu Eka juga mengatakan bahwa lulus pemeriksaan psikologi bagi calon pemegang senpi bukan jaminan seseorang Personel Polri tidak akan menyalahgunakan senpi, untuk itu sedini mungkin kita akan terus melakukan pengawasan bagi personil polri yang memegang senjata api.

Selain hal tersebut, pemeriksaan ini berguna untuk mengontrol anggota Polri punya kompetensi untuk memegang senpi, Ujarnya.

Diingatkan juga oleh Eka bahwa apabila ada anggota Polres muba yang punya masalah baik personal maupun kedinasan, juga bisa meminta bimbingan konseling ke Tim dari Polda.

Lanjut Eka bahwa ada tiga jenis pemeriksaan psikologi yaitu mapping yang ditujukan untuk calon pemegang jabatan, konseling untuk anggota yang mengalami permasalahan dan pemeriksaan psikologi calon pemegang senpi kelayakan seseorang bisa jadi pemegang senpi dinas. 

Untuk hal ini selain hasil test, diperlukan juga LMPA (lembar monitoring perilaku anggota), yang ditandatangani oleh atasan personel bersangkutan. Semua jenjang test yang dilakukan adalah untuk menihilkan adanya pelanggaran terhadap pemakaian senpi dinas tersebut.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Menpora Beri Bantuan Alat Kesehatan Kepada Organisasi Mahasiswa

Mon, 19 Oct 2020 12:32:03am

Liputan6.com, Jakarta Kemenpora terus menunjukkan partisipasinya dalam meminimalisasi dampak pandemi COVID-19. Kali ini, Menpora Zainudin Amali...

Mengenal Lebih Jauh Organisasi Penggerak dan Reformasi Pendidikan

Mon, 19 Oct 2020 12:30:27am

Liputan6.com, Jakarta Merdeka Belajar episode keempat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah organisasi penggerak. Sejak diluncurkan...

Budaya Organisasi Kunci Keberhasilan Perusahaan Bertahan dari Resesi Ekonomi

Mon, 19 Oct 2020 12:29:34am

Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...

GM FKPPI Jatim Larang Anggotanya Pakai Atribut Organisasi saat Berpolitik

Mon, 19 Oct 2020 12:27:57am

Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...

Bos OJK Larang Fintech Pinjaman Online Ambil Untung Terlalu Besar

Thu, 1 Aug 2019 03:26:05am

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...

Baca Juga