Senin, 15 Juni 2026 - 11:05 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Pemerhati Pemerintah Daerah Habelino Sawaki, S.H., M.Si. (HAN), berpendapat dalam menyikapi dinamika pengangkatan PLH Gubernur Provinsi Papua

Sabtu, 26 Juni 2021
625 views
1
IMG-20210626-WA0023

 

Kitamerahputih.com Pemerhati Pemerintah Daerah Habelino Sawaki, S.H., M.Si. (HAN), berpendapat dalam menyikapi dinamika pengangkatan PLH Gubernur Provinsi Papua oleh Kemendagri tanggal 24 Juni 2021, di kediamannya Kotaraja (26/06/2021).

Habel menegaskan tuduhan kudeta Sekda Provinsi Papua terhadap Gubernur Papua sudah berlebihan dikarenakan Sekda Provinsi Papua melaksanakan perintah dari Kemendagri dan mengharapkan semua pihak dapat menjaga hubungan antara Sekda dan Gubernur Papua tetap Harmonis.

"Adalah berlebihan jika kita menuduh pak Sekda Provinsi Papua hendak melakukan kudeta terhadap Gubernur Prov. Papua, sebab beliau dalam posisi melaksanakan perintah dari kemendagri. Mungkin lebih tepat jika masyarakat mempertanyakan pengangkatan sekda sebagai PLH Gubernur Papua kepada pihak kementrian dalam negri. Jangan sampai kita membuat hubungan antara Pak Sekda dan Pak Gubernur menjadi kurang harmonis", ungkapnya.

Habel juga mengatakan apabila ada pihak yang peduli dengan kesehatan Gubernur Papua seharusnya sudah dari dulu dan dirinya menduga ada upaya membunuh karakter Sekda Papua serta upaya untuk membuat kerusuhan di Papua sehingga momentum tersebut digunakan untuk mencari Popularitas dan kekuasaan.

 

"Kami mensinyalir adanya upaya membunuh karakter pak Sekda Papua serta upaya membuat rusuh Papua dengan menunggangi dan mendramatisir persoalan. Kalau peduli dengan pak Gubernur mengapa tidak bantu dan perhatikan kesehatan pak Gubernur sejak dahulu. Jangan monentum ini dipakai untuk cari muka, cari popularitas demi kekuasaan" cetusnya Habel.

 

Habel berpesan terhadap pejabat pemerintah agar dapat memberikan pendidikan Politik yang baek khususnya untuk masyarakat Papua dan menyarankan Pemprov. Papua untuk berkomunikasi meminta penjelasan ke Mendargi.

"Marilah kita memberikan pendidikan politik yang baik untuk rakyat Papua. Jika kurang atau tidak adanya komunikasi kita minta mendagri untuk memberi penjelasan. Kurang elok jika kita menuduh Sekda Provinsi Papua hendak melakukan kudeta", pintanya (Eka Shuu).

4 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Pesona Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman, Dilengkapi Info Lokasi dan Harga Tiket

Mon, 19 Oct 2020 12:57:11am

Liputan6.com, Jakarta Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman merupakan sebuah desa dengan pemandangan yang bersih dan tertata rapi. Suasana yang...

Baca Juga