Senin, 15 Juni 2026 - 09:36 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Pemerhati Pemerintah Daerah Habelino Sawaki, S.H., M.Si. (HAN), berpendapat dalam menyikapi dinamika pengangkatan PLH Gubernur Provinsi Papua

Sabtu, 26 Juni 2021
625 views
1
IMG-20210626-WA0023

 

Kitamerahputih.com Pemerhati Pemerintah Daerah Habelino Sawaki, S.H., M.Si. (HAN), berpendapat dalam menyikapi dinamika pengangkatan PLH Gubernur Provinsi Papua oleh Kemendagri tanggal 24 Juni 2021, di kediamannya Kotaraja (26/06/2021).

Habel menegaskan tuduhan kudeta Sekda Provinsi Papua terhadap Gubernur Papua sudah berlebihan dikarenakan Sekda Provinsi Papua melaksanakan perintah dari Kemendagri dan mengharapkan semua pihak dapat menjaga hubungan antara Sekda dan Gubernur Papua tetap Harmonis.

"Adalah berlebihan jika kita menuduh pak Sekda Provinsi Papua hendak melakukan kudeta terhadap Gubernur Prov. Papua, sebab beliau dalam posisi melaksanakan perintah dari kemendagri. Mungkin lebih tepat jika masyarakat mempertanyakan pengangkatan sekda sebagai PLH Gubernur Papua kepada pihak kementrian dalam negri. Jangan sampai kita membuat hubungan antara Pak Sekda dan Pak Gubernur menjadi kurang harmonis", ungkapnya.

Habel juga mengatakan apabila ada pihak yang peduli dengan kesehatan Gubernur Papua seharusnya sudah dari dulu dan dirinya menduga ada upaya membunuh karakter Sekda Papua serta upaya untuk membuat kerusuhan di Papua sehingga momentum tersebut digunakan untuk mencari Popularitas dan kekuasaan.

 

"Kami mensinyalir adanya upaya membunuh karakter pak Sekda Papua serta upaya membuat rusuh Papua dengan menunggangi dan mendramatisir persoalan. Kalau peduli dengan pak Gubernur mengapa tidak bantu dan perhatikan kesehatan pak Gubernur sejak dahulu. Jangan monentum ini dipakai untuk cari muka, cari popularitas demi kekuasaan" cetusnya Habel.

 

Habel berpesan terhadap pejabat pemerintah agar dapat memberikan pendidikan Politik yang baek khususnya untuk masyarakat Papua dan menyarankan Pemprov. Papua untuk berkomunikasi meminta penjelasan ke Mendargi.

"Marilah kita memberikan pendidikan politik yang baik untuk rakyat Papua. Jika kurang atau tidak adanya komunikasi kita minta mendagri untuk memberi penjelasan. Kurang elok jika kita menuduh Sekda Provinsi Papua hendak melakukan kudeta", pintanya (Eka Shuu).

4 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Bos OJK Larang Fintech Pinjaman Online Ambil Untung Terlalu Besar

Thu, 1 Aug 2019 03:26:05am

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...

Mahasiswa USU Rangkai Alat Cuci Motor dan AC, Berhasil Raup Penghasilan hingga Rp 15 Juta Per Bulan

Fri, 5 Jul 2019 12:29:45pm

TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang...

Lewat ASEAN Week, Kemendag Perkenalkan Budaya ke Korea Selatan

Fri, 5 Jul 2019 10:54:08am

JAKARTA - Industri musik dan perfilman Korea Selatan dalam hampir satu dekade ini telah membanjiri pasar di Asia, termasuk Indonesia. Tidak ingin...

IKA FT USU Jabodetabek Inisiasi Unit Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Fri, 5 Jul 2019 10:19:36am

MEDAN | Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara Jabodetabek, (IKA FT USU) Jabodetabek menyampaikan Inisiasi Proyek Pembangunan Unit...

Baca Juga