Minggu, 31 Mei 2026 - 10:35 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Satlantas Muba Bekuk Pengguna Narkoba Jenis Sabu

Sat, 16 Oct 2021 06:23:47am

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resort Musi Banyuasin menangkap pengguna narkoba jenis sabu sebanyak 0,21 (Nol Koma Dua Puluh Satu) gram....

Gelar Sekolah Politik, PKS Ajak Pemuda Membaca Sejarah

Sat, 16 Oct 2021 02:13:59am

  Dewan Pengurus Daerah ( DPD Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) kembali mengelar kegiatan Sekolah Politik. Ketua Umum PKS Musi Banyuasin...

Hendri Dwiyanto: tegak kebenaran kami siap kawal sampai tuntas

Fri, 15 Oct 2021 03:10:44pm

Kita merah putih.com Kasus pemerkosa dan pencabulan anak di bawah umur yang tak kunjung ada tindakan yang jelas membuat ketua laskar merah putih...

Ketua MKGR dan AMIR Muba : Berbagi Tak Akan Mengurangi Apa yang Kita Miliki

Fri, 15 Oct 2021 01:02:59pm

  MUBA - Putra Daerah sekaligus ketua ormas MKGR dan AMIR Muba Ardiansyah SE MM yang kerab disapa Iyank memberikan santunan secara bertahap...

Muba Target Stand Pameran Terbaik di Ajang APKASI

Fri, 15 Oct 2021 02:23:59am

  SEKAYU, MUBA- Kabupaten Musi Banyuasin siap berpartisipasi dalam acara pameran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI)...

Baca Juga