Dewan Pengurus Daerah ( DPD Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) kembali mengelar kegiatan Sekolah Politik. Ketua Umum PKS Musi Banyuasin Musheni, S.Pd.I menyampaikan bahwa Kegiatan Kelas sekolah politik bertujuan untuk merekrut generasi muda dalam menyiapkan calon-calon pemimpin di masyarakat.

“ insyaAllah, kita akan terus mengulirkan program Sekolah Politik dalam rangka memperkokoh struktur serta memperluas pelayanan kepada masyarakat. Sekolah Politik ini diharapkan melahirkan kader-kader pengerak yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelas Musheni,S.Pd.I dalam sambutanya dalam acara Sekolah Politik di Aula DPTD PKS Musi Banyuasin, Kemarin ( 15/ 2021).
Lebih lanjut, Ketua Umum PKS Musi Banyuasin Musheni,S.Pd.I menyampaikan peserta Sekolah Politik akan diberikan bimbingan lanjutan berupa pertemuan pekanan. Sebagian besar juga peserta Sekolah Politik ini telah dilantik menjadi pengurus Ranting PKS di kelurahan dan Desa di kecamatan Sekayu.
“ Ketua DPC nantinya akan melakukan follow up peserta sekolah politik. Peserta Sekolah Politik nantinya mempunyai hak untuk mendapat informasi-informasi kepartaian, informasi kebijakan umum partai dalam rangka ikut serta mensosialisasikan keputusan-keputusan partai tersebut,” Sambung Musheni.
Sementara itu, Ketua Umum DPW PKS Sumsel Muhammad Toha, S.Ag dalam sambutanya memberikan beberapa kriteria pemimpin. Belajar dari sejarah kafilah yang menghadap Rasullulah Saw, Ketua Umum PKS Sumsel Muhamad Toha menyampaikan tiga kriteria pemimpin. Pertama, dalam kafilah yang menghadap Rasulullah saw, ada satu pemuda yang tidak buru-buru menghadap Rasullullah Saw. Tetapi, beliau justru merapikan onta-onta yang ditingalkan kelompoknya. “ pemuda tersebut menambat tali onta-onta kelompoknya yang ditinggalkan. Pemuda tersebut memberikan pelayanan kepada kelompoknya. Pelajarannya adalah bahwa pemimpin adalah pelayan bagi yang dipimpinnya,” terang Muhamad Toha,S.Ag.
Kedua, pemimpin tidak meminta jabatan ( amanah ), tetapi ditunjuk untuk melaksakanan amanah. Seorang pemimpin bukan orang yang meminta jabatan, tetapi bekerja semaksimal mungkin dalam melaksanakan amanah yang diemban.
“ dalam kepemimpinan kita, jabatan tidak diperoleh dengan cara meminta. Tetapi, amanah kepemimpinan merupakan titipan untuk melaksanakan pelayanan-pelayanan,” jelas Muhamad Toha,S.Ag. Ketiga, seorang pemimpin mempunyai kriteria berpikir efektif dan efisien. Hal ini telihat bagaimana pemuda dan rombongan yang menghadap Rasulullah saw tersebut tidak bertanya tentang agama, justru pemuda tersebut meminta doa kepada Rasullulah saw agar dipahamkan tentang agama Islam. “ waktu singkat pertemuan kafilah dengan Rasullulah saw tersebut dipergunakan untuk meminta doa dari Rasulullah,” jelas Muhamad Toha,S.Ag.
Kegiatan Sekolah Politik dengan mengambil tema Pemuda Kuat, Bangsa Bermartabat dengan pemateri utama Anggota DPR RI H. Mustafa Kamal,SS. Dalam materinya, H. Mustafa Kamal memaparkan sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Mulai awal terbentuknya serikat-serikat dagang, organisasi ulama, dan organisasi pemuda serta berbagai bentuk model perlawanan terhadap penjajah Belanda. “ para ulama yang berjuang melawan penjajahan Belanda. Oleh para penjajah, para ulama tersebut dikatagorikan sebagai pembrontak dan radikal. Perspektif inilah yang ingin diperkuat lagi kepada generasi muda. Jangan sampai para pemuda lupa sejarah sehingga sangat mudah hanyut dalam arus perspektif penjajah,” terangnya.
H. Mustafa Kamal selain menjelaskan perspektif sejarah perjuangan bangsa, beliau juga memberikan berbagai isu perkembangan politik nasional. Berangkat dari Kondisi Pemilu 2019, Mustafa memberikan catatan
penting bahwa adanya perubahan pola pikir masyarakat non politis menjadi aktif dalam partisipasi politik. “Bagi kita, perkembangan kecerdasan politik masyarakat harus direspon dengan baik. Keistiqamahan PKS beroposisi terhadap pemerintah merupakan bentuk dari respon positif terhadap adanya arus baru politik tersebut. PKS mengkritisi sendiri terhadap berbagai kebijakan pemerintah,” terang beliau.
Lebih lanjut, H. Mustafa juga menyajikan perspektif Pemilu 2024 bagi kader-kader PKS. Belum diberikan kemenangan pada Pemilu 2019 yang lalu menjadikan evaluasi menyeluruh bagi PKS. Salah satu poinya adalah semakin diperkuat dan dikokohkanya kedekatan kepada Allah swt sebagai syarat agar kemenangan diberikan oleh Allah swt. “ secara tekhnis, perubahan logo PKS saat ini juga merupakan salah satu bentuk hasil evaluasi agar pemilih PKS mudah mengenal PKS dibilik suara. Dalam berbagai riset ilmiah, ada 1-2 % pemilih salah coblos dan kebinggungan mencari logo PKS. Logo baru dengan corak orange bulat memudahkan pemilih untuk mengenal PKS,” ujar H. Mustafa.
Diakhir materi, H. Mustafa Kamal meminta pengurus PKS Daerah untuk menyusun secara tekhnis langkah-langkah menuju Pemilu 2024.
Penyusunan program diperlukan untuk memantapkan strategi pelayanan dan sekaligus memastikan pemenangan Pemilu 2024 mendatang.
Acara Sekolah Politik sendiri dilaksanakan didua tempat yakni DPC PKS Sekayu dan DPC PKS Sungai Lilin. Hadir dalam acara tersebut Unsur DPTD PKS Musi Banyuasin diantaranya Sekretaris Umum DPD Nangimul Huda, Bendarah Umum Lutfi Abdullah, Ketua MPD Abror, Sekretaris MPD Fery Setiawan, dan Sekretaris DED Dwi Ahmad. Juga hadir unsur DPC seperti Indarta, Ketua DPC Jirak Jaya Nazarudin, Ketua DPC Sungai Lilin Edwan Susilo, Ketua DPC PKS Lalan Mubasirin, DPC PKS Bayung Lencir Faturrahman, Bapilu Ardiansyah, Kabid Kepemudaan Sarif Hidayat , Kabid BPKK Nurjaini serta tokoh-tokoh PKS H. Imam Afandi.
Roda pemerintahan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) belakangan ini dinilai tengah menghadapi fase krusial. Kelambatan serapan anggaran dan...
SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus memperkuat pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) melalui program fasilitasi...
PALEMBANG, 12 Juni 2026 – Melengkapi momentum bersejarah peluncuran Gerakan Gotong Royong Perlindungan Pekerja Rentan Pemerintah Kabupaten Musi...
TULUNGAGUNG – Jalanan kota yang tertib bukan sekadar tentang barisan kendaraan yang rapi, melainkan tentang ruang publik yang memanusiakan setiap...
SEKAYU, MUBA – Ribuan massa yang tergabung dalam Persatuan Penyuling Minyak Muba (PPMM) mendatangi dan memadati halaman Kantor Bupati Musi...