Senin, 1 Juni 2026 - 02:06 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Gebyar Sumpah Pemuda kabupaten Tulung Agung Refleksi Kepemudaan”Pemuda Piandel Nagari”

Fri, 29 Oct 2021 11:28:22pm

  Kitamerah putih.com Afiliasi Pemuda Tulungagung mengelar Acara Gebyar Sumpah Pemuda kabupaten Tulung Agung Refleksi Kepemudaan dengan tema...

Terkait Sumur Minyak Ilegal di Keban Kembali Terbakar, Ini Kata Kapolres Muba

Fri, 29 Oct 2021 02:40:41pm

  Kitamerahputih.com Jumat, 29 Oktober 2021MUBA - SUMSEL, Dalam Satu Hari, dua Sumur Minyak Ilegal di desa Keban I, kecamatan Sanga Desa,...

KPK Periksa Dua Petinggi dan ASN Pemkab Muba Diperiksa di Satbrimob Polda Sumsel

Fri, 29 Oct 2021 12:08:10pm

  MUBA - SUMSEL, Tindaklanjuti Pasca Kasus OTT yang menjerat beberapa Petinggi dan ASN di kabupaten Musi Banyuasin beberapa waktu lalu, Lembaga...

Kembali, Satu Sumur Minyak Ilegal di Muba Terbakar Diduga Milik Oknum Yang Terjerat Kasus Hukum

Fri, 29 Oct 2021 05:50:33am

  MUBA - Belum usai pemadaman Api diakibatkan Sumur Minyak Ilegal Terbakar. Kali ini, lagi Sumur Minyak Ilegal di kabupaten Musi Banyuasin...

Apriza dan Yoseva Terpilih Jadi Kuyung Kupek Muba 2021

Fri, 29 Oct 2021 04:29:36am

melalui tahap seleksi dan penjurian yang ketat, akhirnya Muhammad Apriza dan Yoseva Gabriela Sutarto terpilih menjadi Kuyung Kupek Muba Tahun 2021...

Baca Juga