Senin, 1 Juni 2026 - 01:19 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Muba Optimis Raih Juara Porprov XIII Sumatera Selatan di OKU Raya

Tue, 26 Oct 2021 03:09:08pm

SEKAYU, - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin optimis meraih kembali juara umum pada ajang Pekan Olahraga Provinsi ke -13 Sumatera Selatan di OKU...

Pemkab Muba Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas SDM SIAK

Tue, 26 Oct 2021 08:09:22am

  SEKAYU, MUBA-Pemkab Musi Banyuasin terus berinovasi untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Kali ini, Plt Bupati Beni Hernedi SIP...

Serah Terima Jabatan di Polres Musi Banyuasin

Tue, 26 Oct 2021 04:52:10am

Humas polres muba - Serah Terima jabatan (Sertijab) Kasat Narkoba, Kapolsek Sekayu, Kapolsek Lalan dan Kasie Humas, Kasi Propam, Kasi Was dan...

Semangat Perubahan, PT MEP Terus Berbenah

Tue, 26 Oct 2021 03:10:08am

  MUBA - Menyongsong Muba Maju Berjaya dengan Semangat Perubahan, PT Muba Elektrik Power (MEP) terus melaksanakan Perbaikan dan Pelayanan...

Pemkab Muba Terus Cari Solusi Terbaik Terkait Ilegal Drilling

Tue, 26 Oct 2021 02:10:49am

  SEKAYU, MUBA- Pemkab Musi Banyuasin dibawah komando Plt Bupati Beni Hernedi terus mencari solusi untuk mengatasi masalah penanganan kebakaran...

Baca Juga