Senin, 1 Juni 2026 - 02:48 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

IWO Lampung Timur Salurkan Bantuan Donatur Bangun Rumah Tafiz Qur’an di Desa Negara Batin

Sat, 30 Oct 2021 01:34:53pm

  kitamerahputih.com Minggu, 30 Oktober 2021.Lampung Timur, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung Timur (Lamtim) menyalurkan Bantuan dari...

MEDCO E&P UMUMKAN PEMENANG KOMPETISI JURNALISTIK AUDIO VISUAL 2021

Sat, 30 Oct 2021 01:31:33pm

Sekayu, 30 Oktober 2021 – Tiga karya audio visual para jurnalis di Kabupaten Musi Banyuasin keluar sebagai pemenang Kompetisi Jurnalistik Audio...

40 ribu Benih Ikan di Restocking Dinas Perikanan Musi Banyuasin

Sat, 30 Oct 2021 11:57:57am

  Kita merah putih.com Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin Restocking sebanyak 40 ribu benih ikan Nila merah dan Patin Albino di Taman Air...

Pimpinan MILO Dr Wandi Subroto : BUMD Muba Harus Restrukturisasi Kalau Tidak Vailidkan Saja

Sat, 30 Oct 2021 07:13:17am

    MUBA - Terkait Kisruh "Petro Muba" kembali menghangat disebabkan Dewan Komisaris perusahaan angkat Dirut Petro Muba tanpa izin Bupati...

Disdukcapil Muba Layani Vaksin untuk Warga yang Urus Adminduk

Sat, 30 Oct 2021 04:28:14am

  Sekayu, MUBA- Masyarakat Musi Banyuasin makin terlayani dan bahagia saat mengurus administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan...

Baca Juga