Sabtu, 18 April 2026 - 10:16 WIB
banner ucapan Sekda revs

Terkait OTT di Muba, LMP Marcab Muba Minta KPK Juga Periksa OPD Lainya

Kamis, 28 Oktober 2021
277 views
0
IMG-20211028-WA0030

 

MUBA - SUMSEL, Beredar isu adanya Pemanggilan beberapa Staf Dinas PUPR kabupaten Musi Banyuasin oleh Tim Penyidik KPK Pasca OTT, Ormas LMP Marcab kabupaten Musi Banyuasin minta KPK dalami juga keterlibatan OPD lainya.

Menurut Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri mengatakan, pemeriksaan terhadap beberapa saksi hari ini (28/10/2021)”dilakukan di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin Jalan Kolonel Wahid Udin No 236 Kelurahan Serasan Jaya Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin, Tim Penyidik mengagendakan pemanggilan beberapa orang saksi untuk di mintai keterangan nya,” ungkap Ali Fikri.

Dijelaskan Ali Fikri, Saksi-saksi yang dipanggil diantaranya, “MF” Kasi Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Wilayah II Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR, “FA” Kasi Penanggulangan Darurat Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR, “KP” Kasi Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR.

” DPP" Kasi Penatagunaan Sumber Daya Air Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR, “FS” Kasi Pengembangan Jaringan Sumber Daya Air Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR, “DW” Kasi Pengujian, Pemantauan dan Evaluasi Teknis Bidang Pengembangan dan Pengendalian, “MU” Kasi Survey dan Pemetaan Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR, “WL” Kasi Pengembangan dan Pemanfaatan Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR,” beber Ali Fikri.

Satoto Waliun Ketua Laskar Merah Putih Markas Cabang Musi Banyuasin saat ditemui awak media mengatakan, patut di duga bahwa terdapat beberapa OPD yang di sinyalir bermain sama seperti apa yang disangkakan KPK terhadap Dinas PUPR Muba.

” untuk itu saya berharap KPK segera juga lakukan pemeriksaan terhadap beberapa OPD lainya di kabupaten Muba, mengingat sesuai dengan Pernyataan KPK beberapa waktu lalu bahwa ada indikasi rekayasa untuk memenang tender proyek APBD Muba TA 2021 yang akhirnya terungkap setelah KPK lakukan OTT.

Lebih lanjut totok mengungkapkan bahwa perlu di cermati terhadap proses pelelangan khusus nya pada pelelangan yang pesertanya cuma ada 1 dan Pelelangan yang pemenangnya di batalkan, kemudian di lelang ulang, menurut saya Oknum LPSE dan ULP Muba di duga kuat ikut juga dalam rekayasa mengarahkan pemenang lelang proyek APBD Muba TA 2021 mengingat mereka adalah pengendali eletronik pada sistem lelang online.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Menpora Beri Bantuan Alat Kesehatan Kepada Organisasi Mahasiswa

Mon, 19 Oct 2020 12:32:03am

Liputan6.com, Jakarta Kemenpora terus menunjukkan partisipasinya dalam meminimalisasi dampak pandemi COVID-19. Kali ini, Menpora Zainudin Amali...

Mengenal Lebih Jauh Organisasi Penggerak dan Reformasi Pendidikan

Mon, 19 Oct 2020 12:30:27am

Liputan6.com, Jakarta Merdeka Belajar episode keempat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah organisasi penggerak. Sejak diluncurkan...

Budaya Organisasi Kunci Keberhasilan Perusahaan Bertahan dari Resesi Ekonomi

Mon, 19 Oct 2020 12:29:34am

Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...

GM FKPPI Jatim Larang Anggotanya Pakai Atribut Organisasi saat Berpolitik

Mon, 19 Oct 2020 12:27:57am

Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...

Bos OJK Larang Fintech Pinjaman Online Ambil Untung Terlalu Besar

Thu, 1 Aug 2019 03:26:05am

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...

Baca Juga