Sabtu, 18 April 2026 - 10:14 WIB
banner ucapan Sekda revs

Terkait OTT di Muba, LMP Marcab Muba Minta KPK Juga Periksa OPD Lainya

Kamis, 28 Oktober 2021
277 views
0
IMG-20211028-WA0030

 

MUBA - SUMSEL, Beredar isu adanya Pemanggilan beberapa Staf Dinas PUPR kabupaten Musi Banyuasin oleh Tim Penyidik KPK Pasca OTT, Ormas LMP Marcab kabupaten Musi Banyuasin minta KPK dalami juga keterlibatan OPD lainya.

Menurut Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri mengatakan, pemeriksaan terhadap beberapa saksi hari ini (28/10/2021)”dilakukan di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin Jalan Kolonel Wahid Udin No 236 Kelurahan Serasan Jaya Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin, Tim Penyidik mengagendakan pemanggilan beberapa orang saksi untuk di mintai keterangan nya,” ungkap Ali Fikri.

Dijelaskan Ali Fikri, Saksi-saksi yang dipanggil diantaranya, “MF” Kasi Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Wilayah II Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR, “FA” Kasi Penanggulangan Darurat Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR, “KP” Kasi Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR.

” DPP" Kasi Penatagunaan Sumber Daya Air Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR, “FS” Kasi Pengembangan Jaringan Sumber Daya Air Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR, “DW” Kasi Pengujian, Pemantauan dan Evaluasi Teknis Bidang Pengembangan dan Pengendalian, “MU” Kasi Survey dan Pemetaan Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR, “WL” Kasi Pengembangan dan Pemanfaatan Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR,” beber Ali Fikri.

Satoto Waliun Ketua Laskar Merah Putih Markas Cabang Musi Banyuasin saat ditemui awak media mengatakan, patut di duga bahwa terdapat beberapa OPD yang di sinyalir bermain sama seperti apa yang disangkakan KPK terhadap Dinas PUPR Muba.

” untuk itu saya berharap KPK segera juga lakukan pemeriksaan terhadap beberapa OPD lainya di kabupaten Muba, mengingat sesuai dengan Pernyataan KPK beberapa waktu lalu bahwa ada indikasi rekayasa untuk memenang tender proyek APBD Muba TA 2021 yang akhirnya terungkap setelah KPK lakukan OTT.

Lebih lanjut totok mengungkapkan bahwa perlu di cermati terhadap proses pelelangan khusus nya pada pelelangan yang pesertanya cuma ada 1 dan Pelelangan yang pemenangnya di batalkan, kemudian di lelang ulang, menurut saya Oknum LPSE dan ULP Muba di duga kuat ikut juga dalam rekayasa mengarahkan pemenang lelang proyek APBD Muba TA 2021 mengingat mereka adalah pengendali eletronik pada sistem lelang online.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Pesona Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman, Dilengkapi Info Lokasi dan Harga Tiket

Mon, 19 Oct 2020 12:57:11am

Liputan6.com, Jakarta Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman merupakan sebuah desa dengan pemandangan yang bersih dan tertata rapi. Suasana yang...

Pengusaha dan Organisasi Islam Sambut Positif Rencana Merger Bank Syariah BUMN

Mon, 19 Oct 2020 12:33:27am

Liputan6.com, Jakarta Kementerian BUMN berencana melakukan menggabungkan 3 bank syariah anak usaha BUMN ke dalam satu perusahaan merger. Menteri...

Baca Juga