Rabu, 17 Juni 2026 - 02:18 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Pembangunan Jalan Aspal Karet Anggaran Pusat Terealisasi di Muba

Selasa, 13 Juli 2021
184 views
0
IMG-20210713-WA0019

*

MUBA- Sebagai pilot project atau percontohan pembangunan infrastruktur inovasi jalan aspal karet yang di inisiasi Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, bertahap seluruh ruas jalan Kabupaten Muba mulai digarap pembangunan nya menggunakan aspal karet. 

Setelah Sungai Lilin dan Sekayu Muba, kini giliran Kecamatan Plakat Tinggi Muba mulai dari Jalan SP 11 hingga Trans B2 dibangun infrastruktur jalan aspal karet dengan panjang efektif 1,9 kilometer yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Nah, di sepanjang jalan 1,9 kilometer ini terserap sebanyak 4 ton karet lateks pekat yang membutuhkan 8 ton lateks kebun dari kebun petani karet rakyat Muba. Alhamdulillah setidaknya bisa meringankan sedikit beban petani karet di masa pandemi ini," ucap Kepala Daerah Inovatif tersebut saat Silaturahmi ke Kecamatan Plakat Tinggi Dalam Rangka Peninjauan Pembangunan Infrastruktur dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pasar Desa Air Putih Ulu (C1) Kecamatan Plakat Tinggi Desa Air Putih Ulu (C1) Kecamatan Plakat Tinggi, Selasa (13/7/2021). 

Dikatakan, karet tersebut berasal dari seluruh UPPB - UPPB yang dikumpulkan di workshop pabrik aspal karet Muba. "Kita menyerap 8 ton karet lateks kebun untuk menghasilkan 4 ton lateks terpravulkanisasi dihasilkan 58 ton aspal karet, setelah dicampur agregat menjadi 900 ton," terangnya. 

Ketua Umum KADIN Sumsel ini menambahkan, tidak hanya di Plakat Tinggi namun juga di beberapa wilayah diantaranya Kecamatan Lais, Seratus Lapan, dan Talang Siku juga ruas jalannya dibangun jalan aspal karet. "InshaAllah makin banyak karet petani di Muba dan Sumsel yang bisa terserap pada pembangunan ini," tuturnya. 

Lanjutnya, meski saat ini harga karet stabil namun serapan karet masih sangat rendah. "Dengan program pembangunan jalan aspal karet ini serapan karet Petani di Muba dan Sumel dapat maksimal, mereka bisa tertolong ditengah pandemi COVID-19 saat ini," ujarnya. 

Plt Kepala Dinas Perkebunan Muba, Akhmad Toyibir SSTP MM menjelaskan harga serap karet lateks pekat saat ini sebesar Rp 19.000 - Rp 20.000 perkilogram. "Untuk menghasilkan 4 ton karet lateks terpravulkanisasi dibutuhkan sekitar 8 ton karet lateks kebun dengan kadar karet kering 60 persen yang berasal dari kebun petani karet dikumpulkan dari petani rakyat melalui UPPB -UPPB di sentra produksi karet lateks pekat Muba kemudian dibawa ke Workshop dan diolah di Pabrik Aspal Karet Muba," jelasnya. 

Ali Amilin (57), Warga Plakat Tinggi mengucapkan Terima kasih kepada Bupati Dodi Reza yang telah membangun infrastruktur jalan di kawasan Plakat Tinggi. "Warga senang, petani riang dengan pembangunan jalan aspal karet ini. Kami ucapkan Terima kasih kepada bapak Bupati," tandasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Polsek Lais Gerak Cepat Tanggapi Cuitan Warga Diduga Alami Penodongan, Terduga Pelaku Telah Dibawa ke Panti Rehabilitasi

Sat, 10 Jan 2026 10:26:42am

Kita merah putih.com - LAIS – Kepolisian Sektor (Polsek) Lais bergerak cepat menanggapi viralnya cuitan seorang warga Kabupaten Musi Banyuasin...

Keributan di Kantor Desa Bailangu Timur Berujung Penusukan, Tiga Orang Terluka

Sat, 10 Jan 2026 10:22:34am

  Diduga Dipicu Persoalan Galian C, Pelaku dan Korban Adalah Paman dan Keponakan SEKAYU – Sebuah keributan yang berujung pada tindak...

Upacara Farewell dan Wellcome Parade Polres Muba: AKBP Ruri Prastowo Gantikan AKBP God Parlasro Sinaga

Thu, 8 Jan 2026 10:38:45am

  SEKAYU – Jajaran Kepolisian Resor Musi Banyuasin (Polres Muba) menyelenggarakan upacara penyambutan dan pelepasan atau Farewell Parade...

Jaga Stabilitas Kamtibmas, Kapolsek Bayung Lencir Pererat Sinergitas Lintas Sektor di Muba

Wed, 7 Jan 2026 10:50:51am

  BAYUNG LENCIR – Dalam upaya mempererat sinergitas serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kepala...

Kasus Penganiayaan Dokter di Muba Berakhir Inkrah: Majelis Hakim PN Sekayu Berikan Keringanan Hukuman Melalui Restorative Justice

Tue, 6 Jan 2026 10:06:39am

  Kita Merah Putih.com, MUBA – Kasus penganiayaan terhadap tenaga kesehatan yang sempat mengguncang jagat maya di Kabupaten Musi Banyuasin...

Baca Juga