kitamerahputih.com
Kamis, 8/04/2021
Palembang - Sumsel, Capaian Kabupaten Muba melalui TP PKK Muba yang dipimpin Thia Yufada Dodi Reza dalam pencegahan stunting diapresiasi banyak pihak. Beberapa waktu lalu, BKKBN memberikan apresiasi kepada Kabupaten Muba yang berhasil menurunkan prevalensi stunting hingga 7 persen dari target nasional 14 persen.
"Upaya mencegah stunting kita lakukan hingga ke pelosok desa dengan meningkatkan koordinasi banyak pihak khususnya TP PKK Desa," ungkap Thia Yufada saat hadir pada Pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) X TP PKK di Griya Agung Palembang, Rabu (7/4/2021).

Wanita Inspirasi Sumsel ini menambahkan, TP PKK Muba akan terus maksimal dan all out dalam upaya pencegahan stunting. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kurang gizi kronis dan stimulasi psikososial serta paparan infeksi berulang terutama pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK) biasa disebut pendek.
"Peran pertama TP PKK dalam pencegahan stunting yakni meningkatkan kesadaran masyarakat melalui kader dan pengembangan pengorganisasian masyarakat. Selain itu, PKK berperan menguatkan kelembagaan Pokja untuk membangun komitmen dan dukungan sumber daya untuk KIA, dan pemutakhiran data dan informasi," jelas Ketua Persatuan Wanita Olahraga (Perwosi) Sumsel ini.
Ketua TP PKK Sumsel, Febrita Lustia mengungkapkan pada rangkaian rakerda ini akan muncul masukan dan evaluasi program- program TP PKK sehingga berkontribusi positif untuk masyarakat.

"Dengan Rakerda ini TP PKK di Sumsel bisa lebih memaksimalkan lagi pencapaian program," tuturnya.
Gubernur Sumsel Herman Deru, mengucapkan selamat kepada seluruh peserta rakerda TP PKK di Sumsel. "Selamat melaksanakan Rakerda, semoga berdampak baik kepada warga masyarakat di daerah masing-masing," pungkasnya.(rilis pemkab muba)
Komit Cegah Stunting Hingga ke Pelosok, Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Hadiri Rakerda X Tahun 2021
kitamerahputih.com
Kamis, 8/04/2021
Palembang - Sumsel, Capaian Kabupaten Muba melalui TP PKK Muba yang dipimpin Thia Yufada Dodi Reza dalam pencegahan stunting diapresiasi banyak pihak. Beberapa waktu lalu, BKKBN memberikan apresiasi kepada Kabupaten Muba yang berhasil menurunkan prevalensi stunting hingga 7 persen dari target nasional 14 persen.
"Upaya mencegah stunting kita lakukan hingga ke pelosok desa dengan meningkatkan koordinasi banyak pihak khususnya TP PKK Desa," ungkap Thia Yufada saat hadir pada Pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) X TP PKK di Griya Agung Palembang, Rabu (7/4/2021).
Wanita Inspirasi Sumsel ini menambahkan, TP PKK Muba akan terus maksimal dan all out dalam upaya pencegahan stunting. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kurang gizi kronis dan stimulasi psikososial serta paparan infeksi berulang terutama pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK) biasa disebut pendek.
"Peran pertama TP PKK dalam pencegahan stunting yakni meningkatkan kesadaran masyarakat melalui kader dan pengembangan pengorganisasian masyarakat. Selain itu, PKK berperan menguatkan kelembagaan Pokja untuk membangun komitmen dan dukungan sumber daya untuk KIA, dan pemutakhiran data dan informasi," jelas Ketua Persatuan Wanita Olahraga (Perwosi) Sumsel ini.
Ketua TP PKK Sumsel, Febrita Lustia mengungkapkan pada rangkaian rakerda ini akan muncul masukan dan evaluasi program- program TP PKK sehingga berkontribusi positif untuk masyarakat.
"Dengan Rakerda ini TP PKK di Sumsel bisa lebih memaksimalkan lagi pencapaian program," tuturnya.
Gubernur Sumsel Herman Deru, mengucapkan selamat kepada seluruh peserta rakerda TP PKK di Sumsel. "Selamat melaksanakan Rakerda, semoga berdampak baik kepada warga masyarakat di daerah masing-masing," pungkasnya.(rilis pemkab muba)
GROBOGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kali kelima dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK)....
JawaPos.com – Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan surat Telegram Rahasia (TR) soal antisipasi adanya demonstrasi dan mogok kerja secara...
JEPARA – Dalam satu dekade, Jepara meraih penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) secara berturut-turut. Kota Ukir termasuk dari dua...
SINGARAJA, BALI EXPRESS-Buleleng kembali mencatatkan torehan membanggakan dalam pengelolaan keuangan dengan mengantongi opini Wajar Tanpa...
RADARSEMARANG.ID, Demak – Pemkab Demak kembali meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu)....