Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:11 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Dorong KWT Muba Fokus Satu Desa Satu Produk

Rabu, 17 November 2021
44 views
0
IMG-20211117-WA0003

 

JIRAK JAYA - Program Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Muba yang sudah berjalan sejak tahun 2019, saat ini sudah bergeliat dan berkembang. Bahkan efektif di tengah pandemi COVID-19, untuk perkuat ketahanan pangan rumah tangga serta mensejahterakan masyarakat.

Demikian disampaikan Plt Bupati Muba Beni Hernedi saat meresmikan KWT Teratai Putih di Desa Talang Mandung Kecamatan Jirak Jaya, Selasa (16/11/2021).

Plt Bupati Muba juga mengatakan, KWT adalah salah satu program Pemkab Muba dalam upaya memberdayakan kelompok masyarakat wanita untuk produktif dalam meningkatkan taraf ekonomi.

"Kabupaten Muba ini luas dengan populasi masyarakat yang masih tergolong sedikit. Artinya masih banyak ketersediaan lahan kosong yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kita harus dorong program KWT ini suapaya ibu-ibu di desa lebih produktif dan bisa meningkatkan pendapatan keluarga,"ucap Beni.

Beni mengapresiasi berdirinya KWT Teratai Putih yang berdampingan langsung dengan Taman Berseri dan Kolam Ikan yang dikelola Karang Taruna setempat.

"Sangat tepat inisiasi pendirian tempat wisata keluarga yang bernuansa sejuk seperti ini. Pemerintah setempat harus mengawal dan melakukan pembinaan agar pengelolaan dapat terlaksana dengan baik. Kedepan KWT kita dorong setiap desa menghasilkan satu produk,"pungkasnya.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muba Ali Badri ST MT program Kelompok Wanita Tani (KWT) yang diusung Pemkab Musi Banyuasin (Muba) dibentuk melalui Dinas Ketahanan Pangan sejak pandemi COVID-19 melanda guna mendukung pemulihan ekonomi nasional.

"Pemkab Muba sudah meluncurkan Pasar KWT di beberapa kecamatan, yang pelaksanaannya dapat memberikan keuntungan kepada petani lokal dalam pemasaran hasil produksi. Langkah ini  bisa mengurangi angka kemiskinan, sehingga KWT terus produktif dan akan diarahkan ke enterpreneur,"paparnya.

Ali juga menjelaskan, Setiap KWT beranggotakan 30 orang, yang bisa berkembang menjadi 40 orang. Anggaran KWT sendiri sudah dikucurkan, untuk tahap pertama sebesar Rp 48 juta untuk tahap penumbuhan, tahap kedua pengembangan sebesar Rp 15 juta, tahap ketiga pembinanaan sebesar Rp 15 juta dan tahap keempat diharapkan untuk kemandirian pangan. KWT kita dorong untuk miliki jiwa kewirausahaan, sehingga pangan terpenuhi dan juga bisa sebagai sumber pendapatan bagi anggota KWT.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Pemkab Demak Kembali Raih Opini WTP

Mon, 19 Oct 2020 03:34:37am

RADARSEMARANG.ID, Demak – Pemkab Demak kembali meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu)....

INFOGRAFIS: Protokol Kesehatan Vaksin Terbaik Covid-19

Mon, 19 Oct 2020 03:22:04am

Liputan6.com, Jakarta - Vaksin Covid-19 menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Namun vaksin yang diharapkan belum ada. Hingga saat ini, mematuhi...

HUT ke-56 Golkar: Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang

Mon, 19 Oct 2020 03:18:26am

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan HUT ke-56 Partai Golkar tahun 2020 mengangkat tema "Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang." Tema ini...

6 Hoaks Kesehatan: Masker Picu Kanker hingga Harga Vaksin Covid-19 Mahal

Mon, 19 Oct 2020 03:17:15am

Liputan6.com, Jakarta - Selama seminggu terakhir, ada banyak hoaks yang beredar di masyarakat, khususnya di media sosial. Masih banyak hoaks tentang...

Layanan Kesehatan Teropong Jiwa Banyuwangi Raih Penghargaan Kemenkes

Mon, 19 Oct 2020 03:12:38am

Liputan6.com, Banyuwangi Program kesehatan Teropong Jiwa Banyuwangi mendapat penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI. Program pemberian terapi...

Baca Juga