Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:23 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Dorong KWT Muba Fokus Satu Desa Satu Produk

Rabu, 17 November 2021
44 views
0
IMG-20211117-WA0003

 

JIRAK JAYA - Program Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Muba yang sudah berjalan sejak tahun 2019, saat ini sudah bergeliat dan berkembang. Bahkan efektif di tengah pandemi COVID-19, untuk perkuat ketahanan pangan rumah tangga serta mensejahterakan masyarakat.

Demikian disampaikan Plt Bupati Muba Beni Hernedi saat meresmikan KWT Teratai Putih di Desa Talang Mandung Kecamatan Jirak Jaya, Selasa (16/11/2021).

Plt Bupati Muba juga mengatakan, KWT adalah salah satu program Pemkab Muba dalam upaya memberdayakan kelompok masyarakat wanita untuk produktif dalam meningkatkan taraf ekonomi.

"Kabupaten Muba ini luas dengan populasi masyarakat yang masih tergolong sedikit. Artinya masih banyak ketersediaan lahan kosong yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kita harus dorong program KWT ini suapaya ibu-ibu di desa lebih produktif dan bisa meningkatkan pendapatan keluarga,"ucap Beni.

Beni mengapresiasi berdirinya KWT Teratai Putih yang berdampingan langsung dengan Taman Berseri dan Kolam Ikan yang dikelola Karang Taruna setempat.

"Sangat tepat inisiasi pendirian tempat wisata keluarga yang bernuansa sejuk seperti ini. Pemerintah setempat harus mengawal dan melakukan pembinaan agar pengelolaan dapat terlaksana dengan baik. Kedepan KWT kita dorong setiap desa menghasilkan satu produk,"pungkasnya.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muba Ali Badri ST MT program Kelompok Wanita Tani (KWT) yang diusung Pemkab Musi Banyuasin (Muba) dibentuk melalui Dinas Ketahanan Pangan sejak pandemi COVID-19 melanda guna mendukung pemulihan ekonomi nasional.

"Pemkab Muba sudah meluncurkan Pasar KWT di beberapa kecamatan, yang pelaksanaannya dapat memberikan keuntungan kepada petani lokal dalam pemasaran hasil produksi. Langkah ini  bisa mengurangi angka kemiskinan, sehingga KWT terus produktif dan akan diarahkan ke enterpreneur,"paparnya.

Ali juga menjelaskan, Setiap KWT beranggotakan 30 orang, yang bisa berkembang menjadi 40 orang. Anggaran KWT sendiri sudah dikucurkan, untuk tahap pertama sebesar Rp 48 juta untuk tahap penumbuhan, tahap kedua pengembangan sebesar Rp 15 juta, tahap ketiga pembinanaan sebesar Rp 15 juta dan tahap keempat diharapkan untuk kemandirian pangan. KWT kita dorong untuk miliki jiwa kewirausahaan, sehingga pangan terpenuhi dan juga bisa sebagai sumber pendapatan bagi anggota KWT.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

MU Amankan Wonderkid Portugal Titisan Luis Figo

Mon, 19 Oct 2020 02:49:10am

Liputan6.com, Jakarta- Manchester United (MU) kembali melirik pemain muda berbakat Portugal. Kali ini Setan Merah berhasil mengamankan jasa salah...

Kuasa Hukum Terdakwa Jiwasraya Persoalkan Vonis Hakim yang Persis Tuntutan Jaksa

Mon, 19 Oct 2020 02:38:38am

Liputan6.com, Jakarta - Penasihat Hukum Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, Soesilo Aribowo kecewa dengan putusan Majelis Hakim...

Keterjangkauan dan Kemudahan Layanan Dinilai Jadi Solusi Masyarakat Melek Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:36:01am

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan teknologi memegang peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam mengembangkan usaha atau...

YLBHI Minta Polisi yang Pukul Jurnalis Saat Liput Demo Diproses Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:34:37am

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur meminta kepolisian memproses hukum personelnya...

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

Baca Juga