Minggu, 3 Mei 2026 - 08:23 WIB
banner ucapan Sekda revs

Sampaikan Aspirasi dengan Damai, LMP Tulungagung Titipkan Harapan Penuntasan Kasus Pendidikan pada Kapolres

Jumat, 1 Mei 2026
71 views
0
IMG-20260501-WA0099

Kita Merah Putih TULUNGAGUNG – Suasana di depan Mapolres Tulungagung hari ini, kamis (30/April/2026), tampak berbeda. Puluhan anggota Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Tulungagung hadir menggelar aksi unjuk rasa damai untuk menyuarakan hati nurani para orang tua murid terkait carut-marut dunia pendidikan di wilayah tersebut.

Aksi yang berlangsung tertib ini merupakan bentuk kerinduan masyarakat akan keadilan atas kasus-kasus lama yang sempat mandek di tahun-tahun sebelumnya. 

Dalam orasinya, Ketua LMP Hendri Dwiyanto menegaskan bahwa kedatangan mereka bukan untuk menggugat kepemimpinan Polres saat ini, melainkan menitipkan amanah besar kepada Bapak Kapolres yang baru untuk membenahi "pekerjaan rumah" yang ditinggalkan masa lalu."Kami hadir di sini membawa suara para wali murid yang merasa tersakiti oleh praktik pungli dan penyimpangan dana BOS di masa lalu.

Kami yakin, dengan semangat baru dari Bapak Kapolres yang sekarang, sumbatan-sumbatan komunikasi hukum yang terjadi di tahun 2025 lalu bisa segera diurai demi masa depan generasi muda," ujar koordinator aksi dalam suasananya yang sejuk namun tegas.

Pihak LMP menaruh harapan besar agar Kapolres baru dapat meninjau kembali pelimpahan tiga kasus besar yang sebelumnya diarahkan ke Inspektorat oleh penyidik lama—termasuk kasus SMKN 3 Boyolangu yang sempat viral. 

Pelimpahan tersebut dinilai masyarakat belum memberikan titik terang, sehingga harapan kini digantungkan pada integritas tim penyidik yang baru.Ada pemandangan humanis saat perwakilan pengunjuk rasa berbincang dengan petugas di lapangan.

Mereka menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat melalui Ormas adalah bentuk sinergi untuk menjadi mata dan telinga bagi kepolisian."Harapan kami sederhana: transparansi. 

Kami meminta adanya gelar perkara khusus untuk kasus-kasus lama tersebut. Kami percaya Polres Tulungagung di bawah kepemimpinan saat ini mampu menjadi pelindung bagi masyarakat kecil yang selama ini merasa termarginalkan," tambahnya.

Beberapa poin harapan yang disampaikan secara santun kepada institusi kepolisian hari ini meliputi:Membuka kembali lembaran kasus lama yang sempat dilimpahkan ke instansi lain agar mendapatkan kepastian hukum pidana.Penyegaran di lini penyidikan guna menghadirkan rasa keadilan baru bagi para pencari keadilan.

Membangun sinergi yang lebih erat antara aparat penegak hukum dan kelompok masyarakat untuk mengawal dana pendidikan (BOS dan BPOPP).

Aksi yang ditutup dengan doa bersama ini menjadi simbol bahwa masyarakat Tulungagung sangat mencintai dunia pendidikan dan memiliki kepercayaan yang tinggi bahwa kepolisian di bawah nakhoda baru akan bertindak tegas tanpa pandang bulu dalam menuntaskan dugaan praktik pungli yang sudah lama mengakar.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Budaya Organisasi Kunci Keberhasilan Perusahaan Bertahan dari Resesi Ekonomi

Mon, 19 Oct 2020 12:29:34am

Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...

GM FKPPI Jatim Larang Anggotanya Pakai Atribut Organisasi saat Berpolitik

Mon, 19 Oct 2020 12:27:57am

Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...

Bos OJK Larang Fintech Pinjaman Online Ambil Untung Terlalu Besar

Thu, 1 Aug 2019 03:26:05am

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...

Mahasiswa USU Rangkai Alat Cuci Motor dan AC, Berhasil Raup Penghasilan hingga Rp 15 Juta Per Bulan

Fri, 5 Jul 2019 12:29:45pm

TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang...

Baca Juga