Selasa, 9 Juni 2026 - 02:36 WIB
BB

LSM dan Ormas Ancam Demo Besar-Besaran Desak dan Stop Tongkang Batu Bara Sebelum Jembatan Lalan Tuntas

Rabu, 4 Maret 2026
265 views
0
IMG-20260304-WA0045

MUBA – Kesabaran masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin tampaknya sudah di ujung batas. Lambannya perbaikan Jembatan Lalan memantik kemarahan publik. Gabungan LSM dan organisasi kemasyarakatan (ormas) memastikan akan turun ke jalan dalam aksi besar-besaran jika tuntutan mereka tak segera direspons.

Ketua Generasi Muda Peduli Tanah Air (GEMPITA) Muba, Mauzan, menegaskan bahwa pihaknya mendesak penghentian sementara aktivitas tongkang batu bara yang melintasi wilayah tersebut hingga perbaikan jembatan benar-benar rampung.

“Dalam waktu dekat ini kami akan demo besar-besaran. Hentikan dulu tongkang batu bara sebelum Jembatan Lalan selesai. Jangan korbankan rakyat demi bisnis,” tegas Mauzan.

Menurutnya, masyarakat sudah terlalu lama menjadi pihak yang menanggung beban. 

Jembatan rusak tak kunjung tuntas, mobilitas lumpuh, aktivitas ekonomi tersendat, sementara tongkang batu bara tetap hilir mudik seolah tak ada persoalan.

“Ini yang membuat publik bertanya-tanya. Mengapa aktivitas bisnis tetap lancar, tapi kepentingan warga seperti dianaktirikan? Jangan sampai muncul kesan ada pembiaran,” ujarnya.

Mauzan menyebut, jika pemerintah dan pihak terkait benar-benar berpihak pada rakyat, mestinya ada langkah tegas dan terukur. Bukan sekadar janji atau pernyataan normatif tanpa kepastian waktu penyelesaian.

Senada dengan itu, Fitriandi dari DPD LAN menyatakan sikap keras. Ia memastikan aksi tidak hanya sebatas simbolik, tetapi akan digelar di sejumlah titik strategis, mulai dari DPRD, Pemkab Muba, Dinas Perhubungan, hingga Polres.

“Kami akan datangi langsung instansi terkait. Ini bukan gertakan. Ini suara rakyat yang sudah terlalu lama diabaikan,” tegasnya.

Desakan penghentian tongkang batu bara menjadi ujian nyata bagi pemerintah daerah: berdiri bersama masyarakat atau tetap membiarkan polemik berlarut. Jika tak ada langkah konkret dalam waktu dekat, bukan tidak mungkin gelombang protes akan membesar dan sulit dikendalikan.

Kini publik menanti. Apakah pemerintah bergerak cepat menyelamatkan kepentingan warga, atau memilih diam hingga bara protes berubah menjadi kobaran besar?

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Hendri LMP: Pengawasan Bawaslu di Pilkada Tulungagung Patut Dipertanyakan, Ada Temuan Pelanggaran Belum Ada Tindak Lanjut

Fri, 18 Oct 2024 07:41:58am

Tulungagung, - Sejumlah bukti dugaan pelanggaran yang ditemukan oleh Laskar Merah Putih Markas Cabang Tulungagung (LMP-TA) pada paslon 01. Sampai...

LMP Tulungagung Pertanyakan Tanggapan Bawaslu Terkait Laporan LMP Tidak Penuhi Bukti Syarat Material

Sat, 12 Oct 2024 12:39:23pm

Tulungagung,kita merah putih- Laskar Merah Putih Markas Cabang Tulungagung (LMP-TA) mempertanyakan tanggapan Bawaslu Tulungagung terkait dengan...

Indra Kesumajaya Jabat Ketua Komisi

Mon, 7 Oct 2024 11:39:07pm

Sebagai wujud kerja maksimal, menjalan tugas dan fungsi sesuai harapan rakyat, DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, telah selesai menyusun unsur Pimpinan...

Tanggapan Atas Jawaban Surat Bawaslu Netralitas Perangkat Desa

Mon, 7 Oct 2024 01:26:38pm

Diagram Kota,Tulungagung- Menjaga keberagaman pelanggaran netralitas pemilu Kada yang terstruktur, masif, dan sistematis mendukung calon tertentu...

Baca Juga