Selasa, 9 Juni 2026 - 01:09 WIB
BB

LSM dan Ormas Ancam Demo Besar-Besaran Desak dan Stop Tongkang Batu Bara Sebelum Jembatan Lalan Tuntas

Rabu, 4 Maret 2026
265 views
0
IMG-20260304-WA0045

MUBA – Kesabaran masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin tampaknya sudah di ujung batas. Lambannya perbaikan Jembatan Lalan memantik kemarahan publik. Gabungan LSM dan organisasi kemasyarakatan (ormas) memastikan akan turun ke jalan dalam aksi besar-besaran jika tuntutan mereka tak segera direspons.

Ketua Generasi Muda Peduli Tanah Air (GEMPITA) Muba, Mauzan, menegaskan bahwa pihaknya mendesak penghentian sementara aktivitas tongkang batu bara yang melintasi wilayah tersebut hingga perbaikan jembatan benar-benar rampung.

“Dalam waktu dekat ini kami akan demo besar-besaran. Hentikan dulu tongkang batu bara sebelum Jembatan Lalan selesai. Jangan korbankan rakyat demi bisnis,” tegas Mauzan.

Menurutnya, masyarakat sudah terlalu lama menjadi pihak yang menanggung beban. 

Jembatan rusak tak kunjung tuntas, mobilitas lumpuh, aktivitas ekonomi tersendat, sementara tongkang batu bara tetap hilir mudik seolah tak ada persoalan.

“Ini yang membuat publik bertanya-tanya. Mengapa aktivitas bisnis tetap lancar, tapi kepentingan warga seperti dianaktirikan? Jangan sampai muncul kesan ada pembiaran,” ujarnya.

Mauzan menyebut, jika pemerintah dan pihak terkait benar-benar berpihak pada rakyat, mestinya ada langkah tegas dan terukur. Bukan sekadar janji atau pernyataan normatif tanpa kepastian waktu penyelesaian.

Senada dengan itu, Fitriandi dari DPD LAN menyatakan sikap keras. Ia memastikan aksi tidak hanya sebatas simbolik, tetapi akan digelar di sejumlah titik strategis, mulai dari DPRD, Pemkab Muba, Dinas Perhubungan, hingga Polres.

“Kami akan datangi langsung instansi terkait. Ini bukan gertakan. Ini suara rakyat yang sudah terlalu lama diabaikan,” tegasnya.

Desakan penghentian tongkang batu bara menjadi ujian nyata bagi pemerintah daerah: berdiri bersama masyarakat atau tetap membiarkan polemik berlarut. Jika tak ada langkah konkret dalam waktu dekat, bukan tidak mungkin gelombang protes akan membesar dan sulit dikendalikan.

Kini publik menanti. Apakah pemerintah bergerak cepat menyelamatkan kepentingan warga, atau memilih diam hingga bara protes berubah menjadi kobaran besar?

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kantor Bawaslu Tulungagung Dikirimi Karangan Bunga oleh Sejumlah Lembaga

Wed, 6 Nov 2024 11:47:40am

Kantor Bawaslu Tulungagung Dikirimi Karangan Bunga oleh Sejumlah Lembaga Kita merah putih.Suasana berbeda tampak di depan Kantor Bawaslu Kabupaten...

LMP Tulungagung Gelar Peringatan HUT ke 24, Terus komitmen Mejadi fungsi kontrol Sosial

Wed, 30 Oct 2024 12:03:15am

  Tulungagung Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang (Macab) Kabupaten Tulungagung menggelar tasyakuran peringatan HUT ke 24 di Kantornya, Desa...

HUT TNI ke-79 di Muba Berlangsung Meriah dengan Gelaran Muba RUN 2024

Sat, 26 Oct 2024 08:21:40am

SEKAYU - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) ke-79 dan Hari Sumpah Pemuda ke-96 Tahun 2024, Kabupaten...

H Tolal Romli, Mari wujudkan Pilkada Damai

Thu, 24 Oct 2024 09:18:28am

Salah satu tokoh masyarakat desa Toman Kecamatan Babat Toman, H Tolal Romli, di Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah ) 2024, mengajak seluruh warga Musi...

Relawan Lasakar Merah Putih Mengucapkan Selamat Kepada Bapak Jendral Prabowo Subianto dan Bapak Gibran Rakabuming Raka Presiden dan Wakil Presiden R.I. 2024-2029

Sun, 20 Oct 2024 03:06:00pm

Kita Merah Putih.com Surya Darma Simbolon.SH.,MH dan Lundu Pakpahan.SE, Iriani Bachran, Ketua dan Sektaris serta Bendahara Relawan Laskar Merah Putih...

Baca Juga