Selasa, 9 Juni 2026 - 04:05 WIB
BB

LSM dan Ormas Ancam Demo Besar-Besaran Desak dan Stop Tongkang Batu Bara Sebelum Jembatan Lalan Tuntas

Rabu, 4 Maret 2026
265 views
0
IMG-20260304-WA0045

MUBA – Kesabaran masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin tampaknya sudah di ujung batas. Lambannya perbaikan Jembatan Lalan memantik kemarahan publik. Gabungan LSM dan organisasi kemasyarakatan (ormas) memastikan akan turun ke jalan dalam aksi besar-besaran jika tuntutan mereka tak segera direspons.

Ketua Generasi Muda Peduli Tanah Air (GEMPITA) Muba, Mauzan, menegaskan bahwa pihaknya mendesak penghentian sementara aktivitas tongkang batu bara yang melintasi wilayah tersebut hingga perbaikan jembatan benar-benar rampung.

“Dalam waktu dekat ini kami akan demo besar-besaran. Hentikan dulu tongkang batu bara sebelum Jembatan Lalan selesai. Jangan korbankan rakyat demi bisnis,” tegas Mauzan.

Menurutnya, masyarakat sudah terlalu lama menjadi pihak yang menanggung beban. 

Jembatan rusak tak kunjung tuntas, mobilitas lumpuh, aktivitas ekonomi tersendat, sementara tongkang batu bara tetap hilir mudik seolah tak ada persoalan.

“Ini yang membuat publik bertanya-tanya. Mengapa aktivitas bisnis tetap lancar, tapi kepentingan warga seperti dianaktirikan? Jangan sampai muncul kesan ada pembiaran,” ujarnya.

Mauzan menyebut, jika pemerintah dan pihak terkait benar-benar berpihak pada rakyat, mestinya ada langkah tegas dan terukur. Bukan sekadar janji atau pernyataan normatif tanpa kepastian waktu penyelesaian.

Senada dengan itu, Fitriandi dari DPD LAN menyatakan sikap keras. Ia memastikan aksi tidak hanya sebatas simbolik, tetapi akan digelar di sejumlah titik strategis, mulai dari DPRD, Pemkab Muba, Dinas Perhubungan, hingga Polres.

“Kami akan datangi langsung instansi terkait. Ini bukan gertakan. Ini suara rakyat yang sudah terlalu lama diabaikan,” tegasnya.

Desakan penghentian tongkang batu bara menjadi ujian nyata bagi pemerintah daerah: berdiri bersama masyarakat atau tetap membiarkan polemik berlarut. Jika tak ada langkah konkret dalam waktu dekat, bukan tidak mungkin gelombang protes akan membesar dan sulit dikendalikan.

Kini publik menanti. Apakah pemerintah bergerak cepat menyelamatkan kepentingan warga, atau memilih diam hingga bara protes berubah menjadi kobaran besar?

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Pj. Bupati Tulungagung Dr. Ir. HERU SUSENO, M.T Buka Acara kegiatan High Level Meeting (HLM)TP2DD

Mon, 30 Sep 2024 08:45:07am

Pj Bupati Bupati Tulungagung Dr. Ir. HERU SUSENO, M.T buka kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD)...

Pj. Bupati Tulungagung Dr. Ir. HERU SUSENO, M.T Buka Acara kegiatan High Level Meeting (HLM)TP2DD

Mon, 30 Sep 2024 08:38:17am

Pj Bupati Bupati Tulungagung Dr. Ir. HERU SUSENO, M.T buka kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah...

Grand Opening Muba Expo 2024 Berlangsung Meriah

Sun, 29 Sep 2024 08:04:46am

  SEKAYU, - Malam Grand Opening Muba Expo 2024 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Musi Banyuasin ke-68 berlangsung sangat...

Arieo Pandiko:Mari Berkompetisi yang Sehat Sampaikan Visi Misi dan Program Unggulan

Fri, 27 Sep 2024 06:07:00am

Kita Merah Putih KPU Kabupaten Musi Banyuasin, Ketua kpu musi banyuasin Sigit Nugroho SH melalui Arieo Pandiko Ketua Divisi Sosialisasi pendidikan...

Bak Lautan Manusia, Masyarakat Muba Padati Sepanjang Kolonel Wahid Udin Saksikan Karnaval

Thu, 26 Sep 2024 02:31:52pm

SEKAYU- Seperti lautan manusia, inilah sebuah perumpamaan yang begitu pas melihat masyarakat Muba yang memadati sepanjang jalan Kolonel Wahid Udin....

Baca Juga