Selasa, 9 Juni 2026 - 05:20 WIB
BB

LSM dan Ormas Ancam Demo Besar-Besaran Desak dan Stop Tongkang Batu Bara Sebelum Jembatan Lalan Tuntas

Rabu, 4 Maret 2026
265 views
0
IMG-20260304-WA0045

MUBA – Kesabaran masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin tampaknya sudah di ujung batas. Lambannya perbaikan Jembatan Lalan memantik kemarahan publik. Gabungan LSM dan organisasi kemasyarakatan (ormas) memastikan akan turun ke jalan dalam aksi besar-besaran jika tuntutan mereka tak segera direspons.

Ketua Generasi Muda Peduli Tanah Air (GEMPITA) Muba, Mauzan, menegaskan bahwa pihaknya mendesak penghentian sementara aktivitas tongkang batu bara yang melintasi wilayah tersebut hingga perbaikan jembatan benar-benar rampung.

“Dalam waktu dekat ini kami akan demo besar-besaran. Hentikan dulu tongkang batu bara sebelum Jembatan Lalan selesai. Jangan korbankan rakyat demi bisnis,” tegas Mauzan.

Menurutnya, masyarakat sudah terlalu lama menjadi pihak yang menanggung beban. 

Jembatan rusak tak kunjung tuntas, mobilitas lumpuh, aktivitas ekonomi tersendat, sementara tongkang batu bara tetap hilir mudik seolah tak ada persoalan.

“Ini yang membuat publik bertanya-tanya. Mengapa aktivitas bisnis tetap lancar, tapi kepentingan warga seperti dianaktirikan? Jangan sampai muncul kesan ada pembiaran,” ujarnya.

Mauzan menyebut, jika pemerintah dan pihak terkait benar-benar berpihak pada rakyat, mestinya ada langkah tegas dan terukur. Bukan sekadar janji atau pernyataan normatif tanpa kepastian waktu penyelesaian.

Senada dengan itu, Fitriandi dari DPD LAN menyatakan sikap keras. Ia memastikan aksi tidak hanya sebatas simbolik, tetapi akan digelar di sejumlah titik strategis, mulai dari DPRD, Pemkab Muba, Dinas Perhubungan, hingga Polres.

“Kami akan datangi langsung instansi terkait. Ini bukan gertakan. Ini suara rakyat yang sudah terlalu lama diabaikan,” tegasnya.

Desakan penghentian tongkang batu bara menjadi ujian nyata bagi pemerintah daerah: berdiri bersama masyarakat atau tetap membiarkan polemik berlarut. Jika tak ada langkah konkret dalam waktu dekat, bukan tidak mungkin gelombang protes akan membesar dan sulit dikendalikan.

Kini publik menanti. Apakah pemerintah bergerak cepat menyelamatkan kepentingan warga, atau memilih diam hingga bara protes berubah menjadi kobaran besar?

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Bakal Calon Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo Hadiri Tasyakuran Peresmian Masjid Al-Ikhlash

Mon, 16 Sep 2024 08:53:48am

  TULUNGAGUNG, kita Merah Putih.com Bakal Calon Bupati Tulungagung, Maryoto Bhirowo, menghadiri tasyakuran peresmian Masjid Al-Ikhlash yang...

Diklat Partai Golkar Muba Perkuat Jaringan Partai Siap Menangkan Pilkada Gubernur Sumsel dan Bupati Musi Banyuasin

Sat, 14 Sep 2024 06:29:16am

Sekayu DPD Golkar Kabupaten Musi Banyuasin adakan Diklat Kader Muda Golkar tentang Penguatan Organisasi. Kegiatan terselenggara pada Sabtu Gedung...

Dukung perkembangan Industri Kecil Menengah (IKM)Paslon “Mardinoto” Serap Aspirasi

Thu, 12 Sep 2024 01:59:00pm

  TULUNGAGUNG, - Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung, Maryoto Bhirowo dan Didik Girnoto Yekti, menunjukkan perhatian dan komitmen...

Indra Kesuma Jaya S.H.,M.Si Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Wed, 11 Sep 2024 10:50:23am

Kita merah putih.comIndra Kesuma Jaya S.H.,M.Si anggota DPRD kabupaten Musi Banyuasin terpilih dari Dapil III (Kecamatan Lawang Wetan, Babat Toman,...

Komunitas Jajar King Siap Menangkan calon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung Paslon Mardinoto

Sun, 8 Sep 2024 12:56:00pm

  TULUNGAGUNG, - Ribuan anggota komunitas sepeda motor yang dikenal dengan nama Jajar King Tulungagung berkumpul untuk merayakan Hari Ulang...

Baca Juga