Rabu, 13 Mei 2026 - 05:51 WIB
banner ucapan Sekda revs

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Senin, 19 Oktober 2020
477 views
0
010392600_1602771256-IMG_20201015_163100

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, kembali diserang massa, Kamis (15/10/2020), sekitar pukul 11.00 wita.

Niko Manao, warga Besipae mengatakan, puluhan massa yang menyerang warga Besipae, itu berasal dari desa Pollo. Menurut dia, massa yang menggunakan satu truk dan dua pikap itu dipimpin, Alex Nabuasa.

Mereka menganiaya 37 KK warga Besipae yang selama ini bertahan di lokasi penggusuran. Selain menganiaya, massa juga merusak rumah sementara warga yang selama ini digunakan sebagai tempat berteduh.

"Banyak yang cedera, nama-nama korban sementara didata. Perempuan dan orangtua dipukul dan dilempari," ujarnya kepada wartawan, Kamis (15/10/2020).

Hingga saat ini masyarakat masih kocar kacir dan beberapa warga Besipae belum diketahui keberadaannya.

Pemprov NTT Tampik Aniaya Warga

Pemprov NTT membantah menganiaya masyarakat Besipae. Pelaksana tugas (plt) Badan Aset Pemprov NTT, Willy Rohimoni saat dikonfirmasi membantah keras telah melakukan penganiayaan terhadap masyarakat.

Menurut dia, masyarakat justru yang menyerang petugas gabungan dari Satpol PP Pemprov NTT dan kepolisian. Akibatnya, salah satu staf Pemprov NTT mengalami memar di kepala.

Kasus pemukulan ini, kata dia, telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Seperti diketahui, lahan seluas 3.700 hektare di Pubabu Besiape sedang dalam sengketa. Lahan itu semula merupakan milik suku Besipae yang diserahkan kepada pemerintah dan digunakan untuk kerja sama dengan Australia sebagai tempat peternakan sapi.

Namun lahan itu sempat dibiarkan sehingga warga kembali menggunakannya.

 

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Mon, 19 Oct 2020 01:58:37am

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Baca Juga