Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Update COVID-19 Muba: Bertambah 8 Kasus Sembuh, 11 Positif

Sat, 29 May 2021 11:14:51am

  SEKAYU- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (29/5/2021) mengkonfirmasi penambahan 8 kasus sembuh dan 11 terkonfirmasi...

Pura -Pura Pinjam Motor, Motor di bawah kabur

Sat, 29 May 2021 10:17:50am

  Pinjam tidak mengembalikan sering kita dengar tetapi barang biasnya yang kecil Seperti pena, korek api, bagaimana Dengan Motor nah Polsek...

Bupati Dodi Reza Hadiri Silaturahim Nasional “Sinergi Pemerintah dan Pengusaha Nasional / Daerah dalam Pemulihan Ekonomi

Sat, 29 May 2021 04:05:54am

  JAKARTA- Presiden RI Joko Widodo mendesak Kepala Daerah di Indonesia untuk pro aktif dalam upaya pemulihan ekonomi pasca Pandemi COVID-19 di...

Update COVID-19 Muba: Bertambah 14 Kasus Sembuh, 15 Positif

Fri, 28 May 2021 11:27:20am

SEKAYU- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Jumat (28/5/2021) mengkonfirmasi penambahan 14 kasus sembuh dan 15 terkonfirmasi positif.  "Ada...

MEDCO E&P Memperketat Protokol Kesehatan Di Lingkungan Kerja

Fri, 28 May 2021 10:00:21am

  Kitamerahputih .com Memperketat Protokol kesehatan di lingkungan kerja suatu kewajiban dilaksanakan semua karyawan tanpa kecuali Perusahaan...

Baca Juga