Minggu, 31 Mei 2026 - 12:38 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kolaborasi BIN, Satgas COVID-19 dan Pemkab Muba Gelar Vaksin Massal untuk Pelajar SMP / SMA di Muba

Sat, 11 Sep 2021 12:32:02pm

  SEKAYU- Percepatan realisasi vaksin terus digencarkan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, kali ini Sabtu (11/9/2021) ribuan...

Dua Komisaris Lingkungan BUMD Muba Habis Masa Jabatan, LMP Marcab Muba Surati DPRD

Sat, 11 Sep 2021 04:13:20am

Kitamerahputih.com Sabtu, 11 September 2021 MUBA - SUMSEL, Diduga Masa Jabatan 2 Komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Petro Muba Holding...

LMP Macab Tulungagung Sayangkan Sikap Kadis Perhubungan Tulungagung yang tidak respon Pengajuan Audensi terkait Pemadaman Lampu PJU di masa Pandemi.

Fri, 10 Sep 2021 02:07:34pm

Kitamerah Putih.com Sebagai kontrol sosial penyambung aspirasi masyarakat, Laskar Merah Putih Macab Tulungagung,hari jumat (10/09/2021) dengan...

Atlet Muba Peraih Medali di Ajang Porprov Langsung Dapat Bonus

Fri, 10 Sep 2021 12:50:46pm

  Kitamerahputih.com SEKAYU- Meski tidak semeriah pada tahun tahun sebelum masa pandemi, namun euforia perayaan Hari Olahraga Nasional...

Apresiasi untuk pengguna internet banking pertama

Fri, 10 Sep 2021 11:47:10am

Setelah melakukan sosialisasi selama kurang lebih 1 bulan internet banking corporate di 43 dinas dan 15 kecamatan se-kabupaten Musi Banyuasin Bank...

Baca Juga