Kamis, 30 April 2026 - 06:21 WIB
banner ucapan Sekda revs

IKA FT USU Jabodetabek Inisiasi Unit Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Jumat, 5 Juli 2019
309 views
0
Berita terbaru mengenai postingan
Berita terbaru mengenai postingan

MEDAN | Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara Jabodetabek, (IKA FT USU) Jabodetabek menyampaikan Inisiasi Proyek Pembangunan Unit Pengolahan Sampah Menjadi Energi atau yang disebut dengan Waste to Energy Plant di Kota Medan dan Sekitarnya.

Kegiatan dilakukan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Jl. AH Nasution Medan, Kamis (27/6/2019. Rapat inisiasi ini dipimpin Kepala Dinas Ligkungan Hidup Kota Medan, Syarif Armansyah Lubis, SH dan dihadiri juga oleh Pejabat Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Medan.

“Kegiatan ini merupakan wujud partisipasi organisasi yang beranggotakan kurang lebih 3000 orang ini, pada masalah lingkungan hidup dan konservasi energi, terutama untuk kota Medan dan Sekitarnya”, kata Ir. Nasri Sebayang MM, ketua IKA FT USU Jabodetabek.

Banyaknya jumlah sampah dikota kota Medan, yang menurut Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Medan mencapai 2.000 ton per hari. Dan diperkirakan kurang lebih 20 persen merupakan sampah plastik yang sangat sulit terurai. Ini berakibat pada pencemaran lingkungan, banjir dan kesehatan masyarakat.

Ir Siddik Siregar, MM, Pengurus IKA FT USU Jabodetabek mengatakan, persoalan sampah merupakan masalah utama kota–kota besar, seperti kota Medan yang kita cintai ini.

“Persoalan ini harus diselesaikan secara konprehensif, terintegrasi mulai dari perencanaan kota, pembangunan dan pengawasan.”, lanjut Siddik yang juga alumni Fakultas Teknik , Jurusan Teknik Sipil USU.

Sampah Menjadi Energi
Ir. Andi Akmal Amnur IPM, ketua Pokja EBT IKA FT USU Jabodetabek, alumni Teknik Industri USU, dan juga ahli pengelolaan lingkungan ini mengatakan, kemajuan teknologi pengolahan sampah dapat menghasilkan energi, seperti Bahan Bakar Cair, Gas, dan bahkan sebagai pembangkit energi listrik.

Konsep ini dikenal dengan Waste to Energy (WtE), – dari sampah menjadi energi, Banyak negara sudah mengaplikasi ini , imbuhnya. Tapi menurut Andi, implementasi Waste to Energy ini bukanlah sesuatu yang mudah.

Ada beberapa faktor penting yang harus diperhatikan yaitu : Pemilihan Teknologi yang handal, bentuk bisnis dan keekonomian, serta kebijakan tentang renewable energy itu sendiri, termasuk didalamnya budaya masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Dan tentunya diharapkan dorongan dari pemerintah, baik bersifat regulasi dan insentif bagi kegiatan pengolahan sampah ini.

Pembangunan Unit Pengolahan Sampah Menjadi Energi yang diinisiasi oleh IKA FT USU Jabidetabej ini, meliputi , Teknologi Waste to Energy, konsep pembiayaan dengan skema KPBU dan investasi pihak swasta.

KPBU, atau Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha, seperti yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 38 tahun 2015, memberikan peluang pada sektor swasta untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan sembilan belas infastruktur, termasuk unit pengolahan sampah dan konservasi energi.

“Kita yakin dengan skema ini persoalan yang selama ini dihadapi oleh pemerintah, yaitu anggaraan yang terbatas dapat diatasi, kata Andi lebih lanjut. Kita akan jadikan Medan sebagai kota Waste to Energy,” jelasnya.

Disampaikan Chairul Munadi SH, Sekretaris Pengurus Pusat IKA USU, konsep kegiatan Inisiasi ini merupakan perwujudan Triple Helix, kolaborasi antara masyarakat akademisi , pengusaha dan pemerintah ( ABG).

Kadis Lingkungan Hidup Kota Medan Syarif Armansyah Lubis sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas inisiasi yang disampaikan IKA FT USU Jabodetabek. Dia berharap agar pengelolaan sampah dengan menggunakan Waste to Energy Plant dapat diwujudkan.

Dengan Waste to Energy Plan, insya Allah persoalan sampah di Kota Medan dapat diatasi. Di samping itu tentunya memiliki nilai ekonomis karena sampah dapat dikelola menjadi energi,” ujar Armansyah.

Pada penutupan acara, IKA FT USU Jabodetabek juga menyerahkan buku Inisiasi Pembangunan Unit Pengolahan Sampah Menjadi Energi di Kota Medan dan Sekitarnya, yang diterima oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, kota Medan, Syarif Armansyah Lubis.KM-red

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Jalan Tak Lagi Berlumpur, Warga Pagar Desa Bayung Lencir Apresiasi Pembangunan Jalan Senilai Rp972 Juta

Sun, 22 Feb 2026 01:44:50am

BAYUNG LENCIR, MUBA – Keluhan masyarakat terkait akses jalan yang sulit dilalui saat musim hujan di Desa Pagar Desa, Kecamatan Bayung Lencir, kini...

Skandal Izin Internet 32 Puskesmas: Komisi C DPRD Tulungagung Bongkar Hanya 1 dari 8 Perusahaan yang Legal

Fri, 20 Feb 2026 12:41:26pm

TULUNGAGUNG (20/02/2026) – Komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung menggelar Rapat Dengar Pendapat (hearing) panas bersama Ormas Laskar Merah Putih di...

Isi Bulan Ramadan, Polsek Babat Toman Salurkan Alquran di Masjid Nurul Iman

Fri, 20 Feb 2026 11:08:13am

Puluhan Alquran dibagikan kepada anak-anak pengajian di Masjid Nurul Iman, Desa Ulak Teberau, Kecamatan Lawang Wetan, Kamis (19/2/2026). Kegiatan...

Tok! Pemkab Muba Resmi Hentikan Paksa Proyek PT Eka Mas Republik (My Republic)

Wed, 18 Feb 2026 05:28:26am

SEKAYU, MUBA – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas ilegal provider internet PT Eka Mas Republik...

Penyegaran Organisasi, Kapolres Muba Pimpin Sertijab Kabag Log, Kasat Reskrim, dan Kasat Lantas

Sat, 14 Feb 2026 02:55:27am

SEKAYU, MUBA – Gerbong mutasi kembali bergulir di jajaran Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin. Kapolres Muba, AKBP Ruri Prastowo, S.H.,...

Baca Juga