Kamis, 30 April 2026 - 05:00 WIB
banner ucapan Sekda revs

IKA FT USU Jabodetabek Inisiasi Unit Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Jumat, 5 Juli 2019
309 views
0
Berita terbaru mengenai postingan
Berita terbaru mengenai postingan

MEDAN | Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara Jabodetabek, (IKA FT USU) Jabodetabek menyampaikan Inisiasi Proyek Pembangunan Unit Pengolahan Sampah Menjadi Energi atau yang disebut dengan Waste to Energy Plant di Kota Medan dan Sekitarnya.

Kegiatan dilakukan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Jl. AH Nasution Medan, Kamis (27/6/2019. Rapat inisiasi ini dipimpin Kepala Dinas Ligkungan Hidup Kota Medan, Syarif Armansyah Lubis, SH dan dihadiri juga oleh Pejabat Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Medan.

“Kegiatan ini merupakan wujud partisipasi organisasi yang beranggotakan kurang lebih 3000 orang ini, pada masalah lingkungan hidup dan konservasi energi, terutama untuk kota Medan dan Sekitarnya”, kata Ir. Nasri Sebayang MM, ketua IKA FT USU Jabodetabek.

Banyaknya jumlah sampah dikota kota Medan, yang menurut Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Medan mencapai 2.000 ton per hari. Dan diperkirakan kurang lebih 20 persen merupakan sampah plastik yang sangat sulit terurai. Ini berakibat pada pencemaran lingkungan, banjir dan kesehatan masyarakat.

Ir Siddik Siregar, MM, Pengurus IKA FT USU Jabodetabek mengatakan, persoalan sampah merupakan masalah utama kota–kota besar, seperti kota Medan yang kita cintai ini.

“Persoalan ini harus diselesaikan secara konprehensif, terintegrasi mulai dari perencanaan kota, pembangunan dan pengawasan.”, lanjut Siddik yang juga alumni Fakultas Teknik , Jurusan Teknik Sipil USU.

Sampah Menjadi Energi
Ir. Andi Akmal Amnur IPM, ketua Pokja EBT IKA FT USU Jabodetabek, alumni Teknik Industri USU, dan juga ahli pengelolaan lingkungan ini mengatakan, kemajuan teknologi pengolahan sampah dapat menghasilkan energi, seperti Bahan Bakar Cair, Gas, dan bahkan sebagai pembangkit energi listrik.

Konsep ini dikenal dengan Waste to Energy (WtE), – dari sampah menjadi energi, Banyak negara sudah mengaplikasi ini , imbuhnya. Tapi menurut Andi, implementasi Waste to Energy ini bukanlah sesuatu yang mudah.

Ada beberapa faktor penting yang harus diperhatikan yaitu : Pemilihan Teknologi yang handal, bentuk bisnis dan keekonomian, serta kebijakan tentang renewable energy itu sendiri, termasuk didalamnya budaya masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Dan tentunya diharapkan dorongan dari pemerintah, baik bersifat regulasi dan insentif bagi kegiatan pengolahan sampah ini.

Pembangunan Unit Pengolahan Sampah Menjadi Energi yang diinisiasi oleh IKA FT USU Jabidetabej ini, meliputi , Teknologi Waste to Energy, konsep pembiayaan dengan skema KPBU dan investasi pihak swasta.

KPBU, atau Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha, seperti yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 38 tahun 2015, memberikan peluang pada sektor swasta untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan sembilan belas infastruktur, termasuk unit pengolahan sampah dan konservasi energi.

“Kita yakin dengan skema ini persoalan yang selama ini dihadapi oleh pemerintah, yaitu anggaraan yang terbatas dapat diatasi, kata Andi lebih lanjut. Kita akan jadikan Medan sebagai kota Waste to Energy,” jelasnya.

Disampaikan Chairul Munadi SH, Sekretaris Pengurus Pusat IKA USU, konsep kegiatan Inisiasi ini merupakan perwujudan Triple Helix, kolaborasi antara masyarakat akademisi , pengusaha dan pemerintah ( ABG).

Kadis Lingkungan Hidup Kota Medan Syarif Armansyah Lubis sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas inisiasi yang disampaikan IKA FT USU Jabodetabek. Dia berharap agar pengelolaan sampah dengan menggunakan Waste to Energy Plant dapat diwujudkan.

Dengan Waste to Energy Plan, insya Allah persoalan sampah di Kota Medan dapat diatasi. Di samping itu tentunya memiliki nilai ekonomis karena sampah dapat dikelola menjadi energi,” ujar Armansyah.

Pada penutupan acara, IKA FT USU Jabodetabek juga menyerahkan buku Inisiasi Pembangunan Unit Pengolahan Sampah Menjadi Energi di Kota Medan dan Sekitarnya, yang diterima oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, kota Medan, Syarif Armansyah Lubis.KM-red

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

RDP Komisi IV DPRD Muba: Disnakertrans Tegaskan PT. Swadaya Bhakti Negaramas Wajib Patuhi Regulasi Hubungan Industrial

Mon, 2 Mar 2026 09:15:04am

SEKAYU – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar...

Harga Pangan Tetap Terjaga di Hari ke-11 Ramadan, Wabup Rohman Pastikan Pasar Randik Tetap Stabil dan Nyaman

Sun, 1 Mar 2026 09:27:03am

Sekayu, Muba – Pemkab Musi Banyuasin memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga di tengah meningkatnya aktivitas belanja masyarakat...

Wujudkan Kemenangan Fitri yang Berkah: Kadisnakertrans Muba Ajak Perusahaan Tunaikan Hak THR Pekerja Tepat Waktu

Sun, 1 Mar 2026 09:23:15am

SEKAYU, MUSI BANYUASIN – Menyambut hangat datangnya Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tenaga...

Perkuat Kompetensi Pekerja Profesional, Kadisnakertrans Muba Jajaki Sertifikasi Pekerja Jurnalis dan Vokasi Melalui Keunggulan BLUD BPSDM Sumsel Peringkat 4 Nasional

Fri, 27 Feb 2026 06:02:25am

PALEMBANG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus melakukan langkah progresif dalam menjalankan...

Headline: Permudah Transaksi Warga, Bank Sumsel Babel Operasikan Mesin CRM di MPP Musi Banyuasin

Thu, 26 Feb 2026 02:07:53pm

SEKAYU – Bank Sumsel Babel (BSB) terus memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi layanan perbankan digital di daerah. Langkah terbaru diwujudkan...

Baca Juga