Rabu, 2 September 2026 - 12:56 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Sisir Pasar Tradisional, Dodi Reza Tracking Pedagang

Selasa, 3 Agustus 2021
193 views
0
IMG20210803091213

 

Sekayu- Semenjak menetapkan PPKM Level IV, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus masif melakukan pencegahan dan penanganan COVID-19. 

Terpantau Selasa (3/8/2021) pagi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama Dinas Kesehatan Pemkab Muba tampak menyisir pasar tradisional untuk melakukan tracking ke pedagang dan pengunjung pasar. 

"Tracking berdasarkan instruksi pak Bupati Dodi Reza dilakukan dengan swab antigen bagi para pedagang pasar dan pengunjung pasar," ungkap Kadisdagperin Muba, Azizah SSos MT. 

Dikatakan, tujuan tracking swab antigen adalah untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID-19 dan menekan peningkatan kasus terkonfirmasi di Muba.

"Dari hasil swab sebanyak 14 orang pedagang pasar hasilnya negatif, terdapat 3 orang dengan hasil positif tetapi bukan dari pedagang, melainkan dari luar pedagang pasar Randik," imbuhnya. 

"Direncanakan tracking swab antigen pedagang pasar akan dilanjutkan kembali padal 5 Agustus 2021 sekaligus melakukan vaksinasi kepada para pedagang," tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS mengaku pada 3 Agustus Kabupaten Muba telah mendapatkan pasokan tambahan vaksin sebanyak 3.428 vial atau 35.080 dosis. 

"Adapun rinciannya yakni Vaksin Sinovac 1228 vial (12.280 dosis), Vaksin Astra zaneca 2000 vial (20.000 dosis), dan Vaksin Moderna 200 vial (2.800 dosis)," urainya. 

Azmi menjelaskan, untuk Sinovac di gunakan masyarakat umum, usia 12 tahun keatas dan diprioritaskan untuk vaksin dosis ke 2, lalu Astra zaneca untuk dosis 1, usia diatas 17-50 tahun.

"Kemudian, untuk vaksin Moderna akan diberikan ke tenaga kesehatan di fasyankes sebagai vaksin booster. Nah, untuk pelaksanaan vaksinasi Moderna disesuaikan dengan kesiapan dari fasyankes dalam pemberian vaksin ke tenaga medis," terang Azmi. 

Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menegaskan, pihaknya akan memprioritaskan untuk melakukan vaksin lanjutan kepada para pedagang di pasar tradisional khususnya. 

"Pedagang pasar tradisional ini kan tetap beraktifitas untuk mencari nafkah. Jadi ini harus prioritas, seluruh pedagang harus di sisir agar mendapatkan vaksin tambahan ini," singkat Kepala Daerah Inovatif tersebut.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

PUPR Muba Didesak Segera Sidak; PT EMR Terus Tanam Tiang Ilegal, Catut Nama Lurah Hingga Abaikan Warga

Fri, 13 Feb 2026 07:31:56am

SEKAYU, MUBA – Proyek pemasangan jaringan kabel Fiber Optic (FO) milik PT Eka Mas Republik (EMR) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) semakin tak...

Puskesmas Jeli Gencarkan Gerakan Sehat: Edukasi Gizi Siswa di Sendang dan Cek Kesehatan Karyawan SPPG

Fri, 13 Feb 2026 04:34:30am

TULUNGAGUNG – UPT Puskesmas Jeli di bawah kepemimpinan dr. Achmad Ardianto, M.Ked.Trop, menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesehatan lintas...

Optimalkan PAD Sampah, DLH Gandeng Bank Sumsel Babel Hadirkan Pembayaran QRIS

Fri, 13 Feb 2026 04:16:45am

SEKAYU Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berkomitmen melakukan inovasi dalam pengelolaan dan retribusi sampah. Salah satu langkah konkret yang akan...

Dugaan Pungli SMKN di Tulungagung Belum Final, LMP Kawal Rekomendasi Sanksi Pembinaan Inspektorat Jatim

Thu, 12 Feb 2026 11:05:52am

 TULUNGAGUNG – Perkara dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu SMKN di Kabupaten Tulungagung memasuki babak baru. Meski Inspektorat Provinsi...

Jamin Produktivitas Karyawan, Puskesmas Jeli Gelar Cek Kesehatan Gratis di SPPG Sukorejo

Thu, 12 Feb 2026 09:47:44am

TULUNGAGUNG – Guna memastikan kondisi kesehatan para pekerja di sektor pelayanan publik tetap prima, UPT Puskesmas Jeli menggelar kegiatan Cek...

Baca Juga