Senin, 14 September 2026 - 03:13 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Program Paket A.B,dan C Masih Banyak Peminat

Jumat, 28 Mei 2021
340 views
0
IMG20210527113649

 

Kitamerahputih.com Pendidikan kesetaraan merupakan bentuk layanan pendidikan nonformal yang diharapkan dapat berkontribusi lebih banyak terutama dalam mendukung suksesnya program wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun (Wajar Dikdas 9 Tahun) yang dicanangkan pemerintah sejak tahun 1994, yakni melalui penyelenggaraan program pendidikan kejar Paket A dan Paket B, serta perluasan akses pendidikan menengah melalui penyelenggaraan program Paket C, dikabupaten Musi Banyuasin sendiri Program tersebut Masih tinggi Peminatnya hal tersebut di ungkapkan Kabid Paud dan PNF Drs RR Gunawan MM,Kamis(27/05/2021)

Gunawan menyampaikan bahwa Program tersebut selagi masih di butuhkan Masyarakat tentu Pemerintah akan meneruskan nya,Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat(PKBM)di Musi Banyuasin asin sendiri untuk tahun 2020/2021 tercatat untuk Paket C sebanyak 1330 Orang,untuk Paket B, sebanyak 533 Orang,serta paket A sebanyak 21 Orang 

"Dari data tersebut Masih ada peminat yang ingin meneruskan Pembelajarannya,tentu banyak Faktor tingginya untuk paket C sendiri, kemungkinan Faktor ekonomi Mencari Nafkah untuk keluarga,Pindah dari daerah lain,atau Kesadaran Pentingnya pendidikan mungkin sewaktu Sekolah ada pengaruh yang kurang baik sehingga putus sekolah

"Masih ada keinginan untuk belajar serta di tuntut dunia kerja sangatlah membutuhkan ijazah,oleh Karena Alternatif pilihan belajar Paket menjadi Utama,di tengah himpitan Perekonomian Serta kesibukan yang Sangat luar biasa dan usia tidak mudah lagi paket C menjdi pilihan,kata gunwan 

Ditambahkanya Program Paket C adalah program pendidikan pada jalur nonformal setara dengan SMA/MA bagi siapapun yang terkendala ke pendidikan formal atau memilih Pendidikan Kesetaraan untuk ketuntasan pendidikan. Pemegang ijazah Program Paket C memiliki hak eligiblitas yang sama dengan pemegang ijazah SMA/MA.jadi intinya apabila telah lulus Paket C dapat melanjutkan ke perguruan tinggi tidak ada hambatan Sama sekali.

"Untuk proses belajar mengajar paket, sendiri nantinya akan di buat metode yang lebih ringan lagi dengan mengunakan daring tentu untuk pertemuan yang biasa satu Minggu 2 kali bisa jadi satu bulan 2 kali saja,dengan tetap memberikan modul pembelajaran yang menjadi materi untuk di pelajari meskipun jarak jauh.

Untuk kesemuanya Paket A.B.dan C dari pemerintah sendiri selaku leading sektor nya Tidak membebankan biaya Gratis untuk semua siswa yang mengikuti Pembelajaran, Apabila ada pungutan harus didasarkan pada hasil musyawarah komite,pihak satuan pendidikan,dan Peserta didik/Orang tua peserta didik(Jay)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Markas Daerah Laskar Merah Putih Sumsel Tanda Tangani Kerjasama Dengan Bank Maspion Tbk

Fri, 18 Jun 2021 05:17:35am

  kitamerahputih.com Jumat, 18 Juni 2021 Palembang - Sumsel, Satu Lagi Langkah Maju yang di lakukan Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Markas Daerah...

Perbakin Papua Kekurangan Juri, Segera Adakan “Penataran dan Sertifikasi Juri Licensi “C”

Thu, 17 Jun 2021 03:49:12pm

  kitamerahputih.com Kamis, 17 Juni 2021 Papua - Ketua  PERBAKIN Provinsi Papua, Jhony Banua Rouw mengatakan kepada "KITA MERAH PUTIH.com" pada...

Kutus – Kutus,membantu masyarakat dalam meningkatkan kesehatan masyarakat papua juga membantu ivent- ivent.

Thu, 17 Jun 2021 05:38:41am

Kutus - Kutus,membantu masyarakat dalam meningkatkan kesehatan masyarakat papua juga membantu ivent- ivent.Jayapura' Pantai Halltecamp kutus - kutus...

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua menerima hasil kinerja Panitia Khusus (Pansus) Otonomi Khusus (Otsus) 

Wed, 16 Jun 2021 02:15:17pm

  Kitamerahputih.com Jhon NR Gobai selaku Ketua Kelompok Khusus DPR Papua mengatakan bahwa Undang-Undang (UU) tentang Otsus Papua pada tahun...

AKSI PEMALANGAN DI DEPAN POLRES MAPPI dan Kantor Bupati Mapi yang belum di lunasi

Wed, 16 Jun 2021 01:44:38pm

Kitamerahputih.com Hak Ulayat tanah di papua, Sangat lah riskan bagaimana insvertor dan pemerintah boleh menyikapi itu secara bijak URBANUS AGAWEMU...

Baca Juga