Kamis, 7 Mei 2026 - 02:15 WIB
banner ucapan Sekda revs

Pembangunan Jalan Aspal Karet Anggaran Pusat Terealisasi di Muba

Selasa, 13 Juli 2021
175 views
0
IMG-20210713-WA0019

*

MUBA- Sebagai pilot project atau percontohan pembangunan infrastruktur inovasi jalan aspal karet yang di inisiasi Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, bertahap seluruh ruas jalan Kabupaten Muba mulai digarap pembangunan nya menggunakan aspal karet. 

Setelah Sungai Lilin dan Sekayu Muba, kini giliran Kecamatan Plakat Tinggi Muba mulai dari Jalan SP 11 hingga Trans B2 dibangun infrastruktur jalan aspal karet dengan panjang efektif 1,9 kilometer yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Nah, di sepanjang jalan 1,9 kilometer ini terserap sebanyak 4 ton karet lateks pekat yang membutuhkan 8 ton lateks kebun dari kebun petani karet rakyat Muba. Alhamdulillah setidaknya bisa meringankan sedikit beban petani karet di masa pandemi ini," ucap Kepala Daerah Inovatif tersebut saat Silaturahmi ke Kecamatan Plakat Tinggi Dalam Rangka Peninjauan Pembangunan Infrastruktur dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pasar Desa Air Putih Ulu (C1) Kecamatan Plakat Tinggi Desa Air Putih Ulu (C1) Kecamatan Plakat Tinggi, Selasa (13/7/2021). 

Dikatakan, karet tersebut berasal dari seluruh UPPB - UPPB yang dikumpulkan di workshop pabrik aspal karet Muba. "Kita menyerap 8 ton karet lateks kebun untuk menghasilkan 4 ton lateks terpravulkanisasi dihasilkan 58 ton aspal karet, setelah dicampur agregat menjadi 900 ton," terangnya. 

Ketua Umum KADIN Sumsel ini menambahkan, tidak hanya di Plakat Tinggi namun juga di beberapa wilayah diantaranya Kecamatan Lais, Seratus Lapan, dan Talang Siku juga ruas jalannya dibangun jalan aspal karet. "InshaAllah makin banyak karet petani di Muba dan Sumsel yang bisa terserap pada pembangunan ini," tuturnya. 

Lanjutnya, meski saat ini harga karet stabil namun serapan karet masih sangat rendah. "Dengan program pembangunan jalan aspal karet ini serapan karet Petani di Muba dan Sumel dapat maksimal, mereka bisa tertolong ditengah pandemi COVID-19 saat ini," ujarnya. 

Plt Kepala Dinas Perkebunan Muba, Akhmad Toyibir SSTP MM menjelaskan harga serap karet lateks pekat saat ini sebesar Rp 19.000 - Rp 20.000 perkilogram. "Untuk menghasilkan 4 ton karet lateks terpravulkanisasi dibutuhkan sekitar 8 ton karet lateks kebun dengan kadar karet kering 60 persen yang berasal dari kebun petani karet dikumpulkan dari petani rakyat melalui UPPB -UPPB di sentra produksi karet lateks pekat Muba kemudian dibawa ke Workshop dan diolah di Pabrik Aspal Karet Muba," jelasnya. 

Ali Amilin (57), Warga Plakat Tinggi mengucapkan Terima kasih kepada Bupati Dodi Reza yang telah membangun infrastruktur jalan di kawasan Plakat Tinggi. "Warga senang, petani riang dengan pembangunan jalan aspal karet ini. Kami ucapkan Terima kasih kepada bapak Bupati," tandasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

LMP Tulungagung Bongkar Hasil Hearing Pengadaan Internet Puskesmas 2026: Hanya 1 Vendor Taat Pajak?

Wed, 25 Feb 2026 11:53:40am

TULUNGAGUNG – Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Tulungagung secara resmi mengungkap poin-poin krusial hasil hearing terkait pengadaan jasa...

Kendalikan Inflasi, Pemkab Tulungagung Gelar Operasi Pasar di Campurdarat

Wed, 25 Feb 2026 03:06:34am

KIITA MERAH PUTIH TULUNGAGUNG – Sebagai langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah, Pemerintah Kabupaten...

Optimalkan Aset Daerah, Pemkab Muba Gandeng Politeknik Sekayu Cetak Mahasiswa Entrepreneur Lewat Budidaya Lele

Tue, 24 Feb 2026 11:53:35am

SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus melakukan langkah strategis dalam mengoptimalkan lahan produktif sekaligus mencetak jiwa...

Tingkatkan Kapasitas Pendidik, Disdik Tulungagung Gelar Pendampingan Digitalisasi Pembelajaran di Boyolangu

Tue, 24 Feb 2026 09:25:26am

KITA MERAH PUTIH, TULUNGAGUNG – Guna mempercepat adaptasi teknologi di lingkungan sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung sukses...

Jalan Tak Lagi Berlumpur, Warga Pagar Desa Bayung Lencir Apresiasi Pembangunan Jalan Senilai Rp972 Juta

Sun, 22 Feb 2026 01:44:50am

BAYUNG LENCIR, MUBA – Keluhan masyarakat terkait akses jalan yang sulit dilalui saat musim hujan di Desa Pagar Desa, Kecamatan Bayung Lencir, kini...

Baca Juga