Sabtu, 12 September 2026 - 03:33 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Muba Kejar Raihan KLA ke Empat

Selasa, 15 Juni 2021
172 views
0
IMG-20210615-WA0037

SEKAYU- Sebagai kabupaten penyandang gelar Kabupaten Layak Anak (KLA) selamat tiga tahun berturut-turut, tidak membuat Musi Banyuasin ( Muba) lupa diri. 

Alih-alih minta pujian, kabupaten yang dinahkodai Dr H Dodi Reza Alex Noerdin dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP justru menjadikan penghargaan sebagai semangat serta dorongan bisa lebih baik dengan beragam prestasi. 

Karenanya Muba kini estafet pemantapan lapangan menyambut Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2021. 

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Muba kembali gelar rapat persiapan menuju VLH KLA 2021, Selasa (15/6/2021) di ruang rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Musi Banyuasin. 

"Semoga dalam penilaian yang akan di laksanakan secara virtual pada hari Jum'at mendatang, Muba kembali menorehkan prestasi dengan membawa penghargaan,"ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Muba Dewi Kartika MSi.

 Dewi memaparkan KLA adalah kabupaten/kota dengan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan. Dengan tujuan akhir Indonesia Layak Anak (IDOLA) yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2030. Giat ini wujud kontribusi Indonesia bagi komunitas global yang sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mendukung gerakan dunia layak anak.

Dengan adanya kegiatan VLH KLA 2021 ini dapat memberikan manfaat yang besar untuk memastikan bahwa hak-hak setiap anak dapat terpenuhi. "Mari secara bersama kita optimalisasi peran, tugas dan fungsi masing-masing stakeholder sesuai indikator-indikator penilaian yang ada pada setiap kluster. Karena ini merupakan hal yang sangat positif bagi kita semua dalam mendukung kebijakan nasional, untuk mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan terhadap anak,”urainya. 

Kepala Bappeda Muba Drs Iskandar Syahrianto melalui Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Surya Pelita Vita ST MSi mengatakan, terkait dengan

VLH KLA tahun 2021 yang akan dilaksanakan beberapa hari lagi agar menjadi perhatian bagi

setiap OPD yang ada Kabupaten Muba untuk bersiap diri. 

"Tentunya kami sebagai instansi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Muba, sangat mendukung verifikasi lapangan penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA). Dengan harapan setelah dari rapat ini, kita semua dapat memahami tugasnya masing-masing. Dengan terus melakukan komunikasi serta koordinasi dengan DPPPA Muba terkait dengan standar ideal dalam penilaian, agar memiliki satu persepsi. Karena disamping mendapatkan penghargaan, Muba diharapkan bisa menjadi tempat yang layak bagi anak secara hakikatnya,"tandasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Baca Juga