Senin, 5 Oktober 2026 - 08:13 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Menteri PPPA Akui Gambo Muba Realisasi Nyata Pemberdayaan Perempuan

Kamis, 10 Juni 2021
105 views
0
IMG-20210610-WA0014

 

SEKAYU- Lenggak-lenggok model catwalk sambil mengenakan busana Gambo Muba, Rabu (9/6/2021) di Opproom Pemkab Muba membuat mata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Bintang Puspayoga tak berkedip dan terpukau. 

"Saya merasa sangat puas bisa bertandang ke Muba. Disambut dengan inisiasi pertama di Indonesia yakni Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) di Sektor Perkebunan hingga menyaksikan fashion show Gambo Muba," ungkap Menteri PPPA Bintang Puspayoga di sela menghadiri Peresmian dan Pengukuhan Pengurus Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) “Rumah Cinta” Kabupaten Musi Banyuasin Periode 2020 - 2023 di Opproom Pemkab Muba. 

Menurut Bintang, tidak hanya peran Kepala Daerah dan TP PKK Muba saja yang sangat getol mengimplementasikan ramah anak dan pemberdayaan perempuan, tetapi juga warga masyarakat sangat menunjukkan keramahannya. 

"Ini harus terus dipertahankan dan dimaksimalkan. Modalnya komitmen dan terus getol dalam melindungi anak dan pemberdayaan perempuan," ucapnya. 

Ia menambahkan, produk Gambo Muba yang di inisiasi Ketua TP PKK Muba Thia Yufada bukan hanya sekadar produk eco fashion saja, tetapi inisiasi terobosan ini juga telah merealisasikan pemberdayaan perempuan di Muba khususnya di kawasan pelosok. 

"Gambo Muba luar biasa, produknya mengangkat derajat daerah Muba dan perempuan-perempuan di Muba yang menjadi pengrajin Gambo Muba," bebernya. 

Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Eco MBA Muba sangat komitmen dan konsisten menempatkan kaum perempuan di posisi yang selayak-layaknya. "Gambo Muba salah satu bukti nyata bahwa Muba sangat peduli dengan pemberdayaan perempuan hingga ke kawasan pelosok," ucap Dodi Reza. 

Kepala Daerah Inovatif Indonesia ini menyebutkan, realisasi keberadaan RP3 juga merupakan langkah konkrit Pemkab Muba dalam menerapkan kesetaraan gender di Muba khususnya di sektor pekerja perempuan di Muba. 

"Dengan keberadaan RP3 ini kami memastikan pekerja perempuan mendapatkan akses yang baik dan setara dalam pengembangan kapasitas dan promosi kerja, memberikan kebijakan hak reproduksi bagi pekerja perempuan seperti cuti haid, cuti melahirkan dan cuti keguguran dan lain sebagainya," urainya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Pesona Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman, Dilengkapi Info Lokasi dan Harga Tiket

Mon, 19 Oct 2020 12:57:11am

Liputan6.com, Jakarta Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman merupakan sebuah desa dengan pemandangan yang bersih dan tertata rapi. Suasana yang...

Baca Juga