Sabtu, 11 Juli 2026 - 03:41 WIB
Bijak Bermedia Sosial

LMP Macab Lebak Apresiasi Polres Lebak

Minggu, 24 Oktober 2021
116 views
0
IMG-20211023-WA0043

 

Lebak - Jelang Pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Lebak yang akan di gelar 24 Oktober 2021 yang di laksanakan di 265 Desa yang tersebar di 28 Kecamatan se-Kabupaten Lebak, aktivis Lebak Iyan Kusyandi yang juga Ketua Laskar Marah Putih Markas Cabang Kabupaten Lebak memberikan apresiasi kepada Jajaran Polres Lebak yang sudah mengerahkan 2.150 personil Polri Guna memastikan kondusifitas dan kelancaran pelaksanaan Pilkades Serentak.

Hal tersebut di sampaikan Iyan pada awak media saat di temui di Posko LMP Jl. Raya Soekarno Hatta (By pass) Rangkasbitung Kp. Salahaur Kelurahan Cijoro Lebak Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Sabtu (23/10/21).

Lanjut Iyan dalam Pilkades serentak ini Tempat Pemungutan Suaranya cukup banyak ada 2.655 TPS yang harus di jaga keamanannya, sebagaimana kita ketahui bahwa wilayah Kabupaten Lebak cukup luas. 

Dalam upaya mencegah terjadinya politik uang dalam Pilkades ini Polres Lebak Polda Banten dengan tegas menerapkan pasal 149 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dalam penanganan kasus politik uang pada pemilihan kepala desa serentak 2021.

Dalam pasal tersebut, yang dapat dikenai sanksi pidana penjara bukan hanya pemberi suap dalam pemilihan kepala desa, namun juga penerima suap atau biasa disebut serangan fajar.

Hal ini di sosialisasikan lewat poster yang di buat Polres Lebak yang di sebar ke setiap lingkungan yang ada calon kades, dalam poster tersebut di kutip pasal 149 KUHP. "Hari gini Pilkades masih pakai politik uang. Ayo berkompetisi sehat, pemberi dan penerima suap dapat dipidana,"

Masih dalam poster, disebutkan bahwa pada pasal 149 KUHP, memberi janji atau suap kepada pemilih untuk gunakan hak suara tertentu saat pemilihan dapat dipidana 9 bulan penjara.

Berikut isi pasal 149 KUHP ayat 1 dan 2:

1. Barangsiapa pada waktu pemilihan yang diadakan menurut undang-undang umum, dengan pemberian atau perjanjian memberi suap kepada seseorang supaya ia tidak melakukan haknya memilih, atau supaya ia menjalankan hak itu dengan jalan yang tertentu, dihukum penjara selama-lamanya sembilan bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 4.500.

2. Hukuman itu juga dijatuhkan kepada si pemilih, yang menerima suap atau perjanjian akan berbuat sesuatu.

Iyan berharap semoga pelaksanaan Pilkades serentak ini berjalan lancar, aman dan damai sesuai harapan kita bersama, tutup Iyan

 

(Red)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

14 Desa kecamatan Babat Toman mengikuti sosialisasi,Advokasi dan sosialisasi desa kelurahan Layak anak(Dekela)Dan kecamatan layak anak(Kelana)

Tue, 5 Jul 2022 04:19:12am

Kita Merah putih.com Sebanyak 14 Desa di Kecamatan Babat Toman mengikuti sosialisasi,Advokasi dan sosialisasi desa kelurahan Layak anak(Dekela)Dan...

The Amoeba entertainment tantang Pemuda milenial Creatif

Sun, 3 Jul 2022 12:48:53pm

 Kitamerah putih.com Kaum milenial muda pasti tertantang dengan acara yang satu ini dibutuhkan keberanian kecerdasan dalam memberikan  Lawakan...

Kodim 0401 Musi Banyuasin Kepung Polres Musi Banyuasin

Fri, 1 Jul 2022 02:08:36pm

Kita Merah putih.c Suasana mencekam terlihat saat 2 buah mobil dinas kodim 0401 dan 1 buah Pik up berisi penuh Pasukan berseragam...

Polres Muba Panik, Jajaran Kajari Berikan Kejutan

Fri, 1 Jul 2022 07:29:53am

Banyak cara yang dilakukan untuk mengucapkan Moment Special salah satunya di lakukan oleh Jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Musi Banyuasin (Muba)...

Berikut ini penyebab Mobil Terbakar di Ulak Teberau

Thu, 30 Jun 2022 12:58:52pm

  kecelakaan Jalinteng Sekayu-Lubuk Linggau tepatnya di Desa Ulak Teberau dusun lima Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)...

Baca Juga