Selasa, 16 Juni 2026 - 03:54 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Cegah Alih Fungsi lahan dinas TPHP Rapat Koordinasi “Ekspose Laporan Antara”

Selasa, 31 Agustus 2021
228 views
0
IMG20210831102734

Kita merah putih.com Untuk menjaga kelangsungan lahan pertanian dan untuk menjaga lahan agar tidak alih fungsi Pemerintahan kabupaten Musi Banyuasin mengadakan Rapat Koordinasi “Ekspose Laporan Antara” Pekerjaan Pemetaan Lahan Baku 

Sawah untuk Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Oleh Pihak

Konsultan dengan POKJA Penyusunan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Ruang Rapat Kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (31/08/2021)

Mewakili Sekertaris Daerah kabupaten Musi Banyuasin Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Drs H Yusuf Amilin didampingi Kepala Dinas TPHP Muba Ir Thamrin MSi mengatakan kabupaten Musi Banyuasin memiliki lahan Pertanian yang cukup luas dengan tingkat kesuburan di atas rata-rata,dari banyak wilayah yang cukup potensial sampai sekarang tetap digunakan sebagai lahan pertanian pangan 

"cepatnya konversi lahan pertanian menjadi lahan non-pertanian yang merupakan ancaman terhadap ketahanan dan keamanan pangan. Didasari hal tersebut perlu dilakukan penetapan Kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan yang terbagi dalam bentuk Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LCP2B Hal tersebut sesuai dengan Undang-undang (UU) No. 41 Tahun 2009 Sebagaimana turunan undang-undang tersebut Lebih lanjut akan dibuat peraturan daerah menjamin kedaulatan pangan secara berkelanjutan

Dari pemetaan ini dapat di lihat potensi lahan produktif baru, dengan cara program cetak sawah dan pengoptimalan lahan pasif yang belum dimanfaatkan target kita yaitu swasembada Beras, ungkapkannya 

Sementara itu Konsultan PT Arenco Wendy ST menyampaikan bahwa untuk perkejaan ini konsen khususnya sawah yang sedang di usahakan Serta lahan yang akan menjadi cadangan agar di petakan supaya bisa di optimalkan kembali 

Pada intinya kegiatan ini melindungi lahan sawah agar tidak beralih fungsi untuk sementara Luas sawah hasil verifikasi dengan citra satelit dan survey lapangan yang clean and clear kurang lebih sekitar 35 ribu hektar waktu yang tersisa sekitar 3 Minggu lagi.

Dalam pemetaan ini terus berkordinasi dengan penyuluhan pertanian, kelompok tani, Masyarakat yang mengusahakan fokus di sektor pertanian, serta dinas terkait dalam hal memperjelas lahan berpotensi alih fungsi untu pengembangan perkotaan 

Rapat tersebut Diikuti kecamatan,dinas instansi terkait mengunakan zoom meeting 

 

 

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Pesona Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman, Dilengkapi Info Lokasi dan Harga Tiket

Mon, 19 Oct 2020 12:57:11am

Liputan6.com, Jakarta Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman merupakan sebuah desa dengan pemandangan yang bersih dan tertata rapi. Suasana yang...

Baca Juga