SEKAYU, - Program strategis Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin di bidang Pengembangan SDM kali ini kembali menunjukkan buktinya dalam penyiapan para pencari kerja yang berkualitas dan mempunyai daya saing yang tinggi, serta memiliki skill dan sertifikasi baik tingkat nasional maupun internasional.
Seperti baru-baru ini puluhan pemuda Muba setelah mengikuti Pelatihan Muba Vocation Centre (MVC) diterima Bekerja untuk Pembangunan Mega Proyek Migas di Kalimantan Timur.
"Ini realisasi dan langkah nyata menunjukan alumni cetakan MVC setiap tahun dapat menciptakan calon tenaga kerja yang siap pakai dan berkualitas dan mampu bersaing secara nasional," kata Pj Bupati H. Apriyadi, Minggu (27/11/2022).
Lanjutnya, MVC memang menjadi program yang sangat berdampak langsung kepada SDM lokal di Muba karena program ini efektif menekan angka pengangguran serta menjadi harapan SDM lokal dalam peningkatan skill yang dibutuhkan perusahaan.
"Alhamdulillah dengan program MVC, keinginan kita bisa ekspor tenaga kerja yang punya skill dan bersertifikasi ke daerah-daerah lain tercapai," imbuhnya.
Sementara itu, Kadisnakertrans Muba Mursalin SE MM menjelaskan, Perusahan yang melakukan rekrutmen ini merupakan perusahaan nasional sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional yang bergerak di bidang industri migas yang berlokasi di Kalimantan Timur.
"Sebanyak 25 orang alumni ini adalah alumni pelatihan jurusan pipefitter yang dilaksanakan MVC tahun ini dan baru selesai tanggal 10 November 2022, 25 anak ini telah mengikuti semua prosedur penerimaan dari perusahaan tersebut dan diterima hingga dipuji karena memang skill mereka telah sesuai dengan kebutuhan di perusahaan-perusahaan tersebut," ungkap Mursalin.
Ia menuturkan, sebanyak 25 lulusan telah berangkat tanggal 23 November 2022 lalu dari Bandara Sultan Mahmud Badarudin 2 Palembang, langsung ke lokasi proyek dengan seluruh pembiayaan pemberangkatan dibiayai dari Perusahaan penerima.
"Setiba dilokasi alumni mengikuti HSE Induction, interview oleh user dan 100% dinyatakan lolos, serta medical check up. Pada tanggal 28 nov 2022, alumni pipefitter direncanakan untuk mulai bekerja. Insya Allah dalam waktu dekat, anak-anak dari jurusan rigger dan scaffolder segera akan menyusul teman-teman nya yang sudah berangkat," pungkasnya.
Liputan6.com, Jakarta Merdeka Belajar episode keempat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah organisasi penggerak. Sejak diluncurkan...
Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...
Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...