Kitamerah putih.com
Dalam rangka menyampaikan program Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin Kepada masyarakat Dinas kesehatan kabupaten Musi Banyuasin mengadakan pelatihan publik Speaking dan menulis berita bertempat di Hotel Gambo,Selasa(28/06/2022)

Kepala dinas kesehatan kabupaten Musi Banyuasin Kepala Dinkes Muba, dr Azmi Dariusmansyah MARS melalui Maryadi SKM Mkes Kabid kesmas mengatakan bahwa penting Promosi kesehatan karena tujuan dari Promosi Kesehatan itu sendiri adalah memampukan masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka dan menciptakan suatu keadaan, yakni perilaku dan lingkungan yang kondusif bagi kesehatan.

Untuk mempromosikan kesehatan tersebut dibutuhkan keahlian tersendiri oleh karena itu kami mengajak dua Narasumber yang berkompeten di bidangnya masing-masing, Faturrahman S.Sos dengan materi Publik Speaking, Yohandes Jay untuk melatih menulis.
Maryadi berharap seluruh tenaga kesehatan dapat memanfaatkan pelatihan pada hari ini agar dapat menerapkan di lingkungan kerja.tutupnya

Dalam kesempatan ini Faturrahman S.Sos mengatakan, bahwa kemampuan komunikasi yang penting. Tidak hanya untuk karier, tapi juga kehidupan sehari-hari. Setiap mengalami momen di mana harus berbicara di depan umum. kemampuan public speaking yang baik, bisa menyampaikan gagasan, ide, informasi atau hal lainnya dengan baik.

Lebih lanjut Fatur menyampaikan untuk menjadi Publik Speaking harus terus di latih di asah,serta setiap memulai melakukan sosialisasi di harus kan mempersiapkan materi dengan matang.ungkapnya
Ditempat yang sama Yohandes Jay sebagi narasumber mengatakan seorang wartawan atau Jurnalis ketika turun meliput dia memiliki merencanakan dengan matang seperti tema liputan, narasumber dan berbagai hal yang dibutuhkan dalam rangka memenuhi unsur-unsur berita 5W + 1H. “Unsur 5W + 1H antara lain What (apa), Who (siapa), Where (dimana) When (Kapan), Why (mengapa), dan How (Bagaimana). Kalau kita memahami unsur-unsur tersebut di atas maka dalam proses penulisan beritanya akan menjadi gampang,” ujarnya.
Wartawan itu hendak mendapatkan informasi yang dia butuhkan maka berilah waktu yang seluas-luasnya pada narasumber, karena kita membutuhan data. “Wartawan yang memahami tugasnya dengan baik akan memberikan waktu yang luas kepada narasumber. Dengan demikian data-data atau informasi pasti diberikan oleh narasumber tersebut,” katanya.
Sebagi informasi yang hadir 29 peserta dari seluruh Puskesmas di kabupaten Musi Banyuasin.
Liputan6.com, Jakarta Merdeka Belajar episode keempat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah organisasi penggerak. Sejak diluncurkan...
Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...
Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...