Jumat, 17 April 2026 - 07:15 WIB
banner ucapan Sekda revs

Strategi “Ngopi Bareng” Kadisnakertrans Muba: Rancang Vokasi Mandiri demi Wujudkan Generasi Unggul

Minggu, 12 April 2026
17 views
0
IMG-20260412-WA0001

SEKAYU, MUBA – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mematangkan langkah strategis untuk memastikan putra-putri daerah menjadi pemain utama di tanah kelahiran sendiri. Melalui inisiasi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Muba, Herryandi Sinulingga, AP., sebuah gagasan besar mengenai pendidikan vokasi non-APBD mulai dirumuskan dalam diskusi santai namun strategis bersama para pelaku industri dan jajaran birokrasi, Minggu (12/4/2026).

Diskusi yang dikemas dalam format "Ngopi Bareng" ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci dari berbagai sektor, antara lain Eri Saragih (GM Indah Group/Sektor Sawit), Ahmad Rojes/Bang Ali (Pendiri AKmigas Palembang), serta Dhenri Harahap (Pelaku Sektor Batubara/Dewan Pengupahan Muba). Dari jajaran birokrasi, hadir pula Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Oktarizal dan Kepala Dinas Perkebunan Bustanul Arifin.

Menjalankan Visi Muba Maju Lebih Cepat

Herryandi Sinulingga menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari amanat Bupati Muba HM. Toha Tohet dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen untuk mengakselerasi visi Muba Maju Lebih Cepat dan Sejahtera.

"Muba memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa, mulai dari migas hingga perkebunan. Namun, tanggung jawab moral kita adalah memastikan SDM kita memiliki kompetensi untuk mengelolanya. Vokasi adalah jawabannya," ujar Herryandi.

Ia menambahkan bahwa fokus utama program ini adalah menciptakan sistem pendidikan vokasi yang mandiri, berkelanjutan, dan tepat sasaran tanpa membebani APBD secara berlebihan.

Kolaborasi Tiga Klaster Industri

Rencana besar ini akan membagi keterlibatan sektor swasta ke dalam tiga klaster utama:

Perkebunan dan Pertanian

Minyak dan Gas Bumi (Migas)

Pertambangan Batu Bara

Melalui sinergi ini, setiap perusahaan didorong untuk menjadi mitra strategis dalam membiayai pelatihan serta pemberian beasiswa. Herryandi menekankan bahwa program ini tetap berpijak pada regulasi lokal, yakni Perda No. 2 Tahun 2020 dan Perbup No. 255 Tahun 2021.

"Syaratnya mutlak: penerima manfaat harus masyarakat ber-KTP Musi Banyuasin. Kita ingin memutus rantai pengangguran dengan sinkronisasi kurikulum atau link and match antara lembaga pendidikan dengan kebutuhan nyata di lapangan," tegasnya.

Membangun Kemandirian Lokal

Diskusi tersebut juga merumuskan strategi untuk menggandeng lembaga pelatihan terbaik di Indonesia. Tujuannya agar standar keahlian generasi muda Muba memiliki sertifikasi yang diakui secara global dan kompetensi tinggi.

Dengan adanya dukungan penuh dari pimpinan daerah, diharapkan program vokasi ini mampu mencetak tenaga ahli agribisnis, teknisi pertambangan, hingga ahli migas yang lahir dan besar di Muba.

"Kita ingin melihat anak-anak Muba bekerja dengan bangga di tanah kelahirannya sendiri, bukan sekadar menjadi penonton. Ini adalah investasi SDM jangka panjang untuk masa depan Muba yang cerdas dan mandiri," pungkas Herryandi

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Pesona Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman, Dilengkapi Info Lokasi dan Harga Tiket

Mon, 19 Oct 2020 12:57:11am

Liputan6.com, Jakarta Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman merupakan sebuah desa dengan pemandangan yang bersih dan tertata rapi. Suasana yang...

Pengusaha dan Organisasi Islam Sambut Positif Rencana Merger Bank Syariah BUMN

Mon, 19 Oct 2020 12:33:27am

Liputan6.com, Jakarta Kementerian BUMN berencana melakukan menggabungkan 3 bank syariah anak usaha BUMN ke dalam satu perusahaan merger. Menteri...

Menpora Beri Bantuan Alat Kesehatan Kepada Organisasi Mahasiswa

Mon, 19 Oct 2020 12:32:03am

Liputan6.com, Jakarta Kemenpora terus menunjukkan partisipasinya dalam meminimalisasi dampak pandemi COVID-19. Kali ini, Menpora Zainudin Amali...

Mengenal Lebih Jauh Organisasi Penggerak dan Reformasi Pendidikan

Mon, 19 Oct 2020 12:30:27am

Liputan6.com, Jakarta Merdeka Belajar episode keempat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah organisasi penggerak. Sejak diluncurkan...

Baca Juga