Jumat, 17 April 2026 - 05:57 WIB
banner ucapan Sekda revs

Strategi “Ngopi Bareng” Kadisnakertrans Muba: Rancang Vokasi Mandiri demi Wujudkan Generasi Unggul

Minggu, 12 April 2026
17 views
0
IMG-20260412-WA0001

SEKAYU, MUBA – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mematangkan langkah strategis untuk memastikan putra-putri daerah menjadi pemain utama di tanah kelahiran sendiri. Melalui inisiasi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Muba, Herryandi Sinulingga, AP., sebuah gagasan besar mengenai pendidikan vokasi non-APBD mulai dirumuskan dalam diskusi santai namun strategis bersama para pelaku industri dan jajaran birokrasi, Minggu (12/4/2026).

Diskusi yang dikemas dalam format "Ngopi Bareng" ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci dari berbagai sektor, antara lain Eri Saragih (GM Indah Group/Sektor Sawit), Ahmad Rojes/Bang Ali (Pendiri AKmigas Palembang), serta Dhenri Harahap (Pelaku Sektor Batubara/Dewan Pengupahan Muba). Dari jajaran birokrasi, hadir pula Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Oktarizal dan Kepala Dinas Perkebunan Bustanul Arifin.

Menjalankan Visi Muba Maju Lebih Cepat

Herryandi Sinulingga menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari amanat Bupati Muba HM. Toha Tohet dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen untuk mengakselerasi visi Muba Maju Lebih Cepat dan Sejahtera.

"Muba memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa, mulai dari migas hingga perkebunan. Namun, tanggung jawab moral kita adalah memastikan SDM kita memiliki kompetensi untuk mengelolanya. Vokasi adalah jawabannya," ujar Herryandi.

Ia menambahkan bahwa fokus utama program ini adalah menciptakan sistem pendidikan vokasi yang mandiri, berkelanjutan, dan tepat sasaran tanpa membebani APBD secara berlebihan.

Kolaborasi Tiga Klaster Industri

Rencana besar ini akan membagi keterlibatan sektor swasta ke dalam tiga klaster utama:

Perkebunan dan Pertanian

Minyak dan Gas Bumi (Migas)

Pertambangan Batu Bara

Melalui sinergi ini, setiap perusahaan didorong untuk menjadi mitra strategis dalam membiayai pelatihan serta pemberian beasiswa. Herryandi menekankan bahwa program ini tetap berpijak pada regulasi lokal, yakni Perda No. 2 Tahun 2020 dan Perbup No. 255 Tahun 2021.

"Syaratnya mutlak: penerima manfaat harus masyarakat ber-KTP Musi Banyuasin. Kita ingin memutus rantai pengangguran dengan sinkronisasi kurikulum atau link and match antara lembaga pendidikan dengan kebutuhan nyata di lapangan," tegasnya.

Membangun Kemandirian Lokal

Diskusi tersebut juga merumuskan strategi untuk menggandeng lembaga pelatihan terbaik di Indonesia. Tujuannya agar standar keahlian generasi muda Muba memiliki sertifikasi yang diakui secara global dan kompetensi tinggi.

Dengan adanya dukungan penuh dari pimpinan daerah, diharapkan program vokasi ini mampu mencetak tenaga ahli agribisnis, teknisi pertambangan, hingga ahli migas yang lahir dan besar di Muba.

"Kita ingin melihat anak-anak Muba bekerja dengan bangga di tanah kelahirannya sendiri, bukan sekadar menjadi penonton. Ini adalah investasi SDM jangka panjang untuk masa depan Muba yang cerdas dan mandiri," pungkas Herryandi

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Budaya Organisasi Kunci Keberhasilan Perusahaan Bertahan dari Resesi Ekonomi

Mon, 19 Oct 2020 12:29:34am

Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...

GM FKPPI Jatim Larang Anggotanya Pakai Atribut Organisasi saat Berpolitik

Mon, 19 Oct 2020 12:27:57am

Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...

Bos OJK Larang Fintech Pinjaman Online Ambil Untung Terlalu Besar

Thu, 1 Aug 2019 03:26:05am

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...

Mahasiswa USU Rangkai Alat Cuci Motor dan AC, Berhasil Raup Penghasilan hingga Rp 15 Juta Per Bulan

Fri, 5 Jul 2019 12:29:45pm

TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang...

Baca Juga