Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:56 WIB
banner ucapan Sekda revs

Sapa Nelayan di Atas Gelombang, Sat Polairud Polres Muba Tebar Kebaikan di Jumat Barokah

Jumat, 23 Januari 2026
119 views
0
IMG-20260123-WA0004

 

SEKAYU, Kita Merah.com– Pagi itu, Jumat (23/01/2026), matahari baru saja membiaskan cahayanya di permukaan Sungai Musi ketika deru mesin kapal patroli Sat Polairud Polres Muba memecah keheningan. Namun, kedatangan petugas kali ini bukan untuk melakukan razia, melainkan membawa misi kemanusiaan yang hangat.

Di atas riak sungai wilayah Sekayu, para personel kepolisian menghampiri satu per satu perahu nelayan tradisional. Senyum ramah terpancar dari wajah Kasat Polairud AKP Suventri, S.H., saat ia menyapa para pejuang keluarga yang sedang mengadu nasib di aliran sungai legendaris tersebut.

Meringankan Beban di Atas Papan Kegiatan bertajuk Jumat Barokah ini menyasar para nelayan yang sehari-hari menggantungkan hidup sepenuhnya dari hasil tangkapan sungai. Bantuan paket sembako diserahkan langsung dari tangan petugas ke atas perahu nelayan, sebuah simbol kedekatan tanpa sekat antara Polri dan masyarakat pesisir.

Kasi Humas Polres Muba, AKP Hutahaean, S.M., mewakili Kasat Polairud, mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah bentuk empati nyata.

"Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi sebagai saudara bagi masyarakat perairan. Melalui sedikit bantuan ini, kami berharap dapur para nelayan tetap ngebul dan beban mereka sedikit teringan," ungkapnya.

Pesan Keselamatan di Tengah Arus

Sambil membagikan sembako, petugas juga menyisipkan pesan-pesan hangat tentang keselamatan. Mengingat cuaca yang terkadang tak menentu, AKP Suventri mengingatkan para nelayan untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan jiwa saat mencari nafkah.

Salah satu nelayan yang menerima bantuan tampak terharu. Sambil memegang paket sembako, ia menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.

"Terima kasih, Pak Polisi. Perhatian seperti ini sangat berarti bagi kami yang setiap hari berpanas-panasan di sungai," ucapnya singkat namun penuh makna.

Membangun Harmoni di Perairan

Melalui Jumat Barokah, Sat Polairud Polres Muba membuktikan bahwa seragam cokelat yang mereka kenakan memiliki sisi lembut yang penuh kepedulian. 

Langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya membangun jembatan hati demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di sepanjang aliran Sungai Musi.

Dengan hubungan yang harmonis ini, diharapkan masyarakat tidak lagi merasa sungkan untuk bersinergi dengan Polri dalam menjaga kelestarian dan keamanan wilayah perairan Bumi Serasan Sekate.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Baca Juga